https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   27 September 2021 - 15:41 wib

70% Harta Pejabat Naik, Nenek Ini Justru Ikhlas Relakan Hartanya

Ketika 70% pejabat kita hartanya naik, ada sosok luar biasa dengan kebaikan hatinya melakukan perbuatan sosial. Semoga para pejabat bisa demikian mencontoh.

Adalah Nenek Tuginem warga Pendowoharjo, Bantul, Yogyakarta, perempuan berusia 86 tahun ini bekerja sebagai petani dan tak bergelimang harta. Namun hatinya tergerak untuk membantu sesama.

Berawal dari kebiasaan Nenek Tuginem yang kerap mengamati kegiatan para sukarelawan Lazismu yang berkantor tepat di sebelah rumahnya. Nenek yang berprofesi sebagai petani ini pun tahu betul, bahwa di masa pandemi Covid-19 saat ini banyak pasien yang kesulitan mendapatkan pelayanan ambulans. Lewat uluran tangannya Tuginem mewakafkan sebuah ambulans.

Demi mewujudkan niatnya Nenek Tuginem merelakan uang tabungannya dari hasil panen padi selama bertahun-tahun. Setelah ambulans terbeli, kemudian diwakafkan kepada Lazismu cabang Sewon Selatan.

Nenek Tuginem menjadi salah satu contoh untuk peduli sesama di masa pandemi tanpa harus bergelimang harta. Sebab solidaritas dan niat berbagi dengan tulus dan ikhlas adalah modal bangsa ini untuk melawan pandemi.



Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Empati

Makan Soto Cukup Bayar dengan Doa

Kondisi keprihatinan terhadap warga yang terdampak pandemi membuat sebuah salon kecantikan di kot
berita-headline

Empati

Peduli Kesehatan 100 Anak, Sinergi WOM-BAZNAS Gelar Khitanan Massal

Sebagai bentuk tanggung jawab social perusahaan khususnya dalam bidang Kesehatan, PT Wahana Ottom
berita-headline

Empati

Cerita Nenek Mirha Hidup Mandiri di Bilik Reyot yang Mau Ambruk

Nenek Mirha sudah berusia 75 tahun. Beliau kini tinggal sendiri, dan menempati bilik rumahnya yan
berita-headline

Kanal

Harapan untuk Naufan

Saya tidak mengenal siapa Naufan Fadhil. Belum pernah bertemu. Tetapi Naufan mondok di pesantren
berita-headline

Kanal

Inilah Jurnalisme Solusi, Naufan Punya Harapan Lagi

Minggu lalu, tepatnya 30 Agustus 2021, saya mendapatkan kabar seorang santri di Garut y