Sabtu, 28 Mei 2022
27 Syawal 1443

Enam Gubernur Absen dalam Acara Penyatuan Air dan Tanah di IKN Nusantara

Kegiatan penyatuan tanah dan air di titik nol IKN Nusantara, Senin (14/3/2022) - inilah.com
Kegiatan penyatuan tanah dan air di titik nol IKN Nusantara, Senin (14/3/2022)

Enam Gubernur tidak hadir dalam acara penyatuan tanah dan air di kawasan IKN Nusantara. Keenam Gubernur itu absen karena faktor kesehatan.

“Kondisi kesehatan yang kurang mendukung,” kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Senin (14/3/2022).

Keenam Gubernur tersebut yaitu Gubernur Papua Lukas Enembe, Gubernur Banten Wahidin Halim, Gubernur Bali I Wayan Koster, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, dan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran.

Satu per satu Gubernur atau perwakilan provinsi menyerahkan tanah dan air ke Jokowi untuk dimasukkan ke bejana Nusantara.

Proses penyerahan tanah dan air diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dalam prosesi itu, Presiden Jokowi didampingi Gubernur Kaltim Isran Noor yang berdiri di dekat sebuah bejana.

Baca juga
KSAL Usul Ubah Nama Lantamal di IKN Jadi Kodamar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi yang pertama dipanggil untuk menyerahkan tanah dan air. Disusul kemudian Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

“Kita tahu baru saja tadi tanah dan air yang dibawa oleh 34 Gubernur telah kita satukan di tempat yang akan menjadi lokasi ibu kota Nusantara dan saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para Gubernur. Ini merupakan bentuk dari kebinekaan kita dan persatuan yang kuat diantara kita dalam rangka membangun ibu kota Nusantara ini,” kata Jokowi dalam sambutannya di titik nol IKN Nusantara.

Jokowi menambahkan, kolaborasi antara pemerintah pusat pemerintah daerah, TNI, Polri, swasta dan seluruh masyarakat sangat membantu untuk mendukung pembangunan ibu kota negara.

Baca juga
Jadi Kepala IKN, Bambang Susantono Terakhir Lapor Harta Rp4,6 Miliar pada Tahun 2014

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada lembaga-lembaga tinggi negara MPR RI, DPR RI, DPD RI, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Badan Pemeriksa Keuangan, Komisi Yudisial dan seluruh komponen masyarakat dalam mendukung dimulainya pembangunan ibu kota Nusantara ini,” tandas Jokowi.

Tinggalkan Komentar