Energi Positif untuk Rupiah, Harga komoditas Bikin Dolar AS Lemas

Energi Positif untuk Rupiah, Harga komoditas Bikin Dolar AS Lemas - inilah.com

Ada kabar baik. Mata uang negeri Paman Sam terjungkal, rupiah pun berotot.  Nilai tukar (kurs) dolar AS dibuka di level Rp14.100 per US$.

Intinya, terjadi penguatan yang signifikan terhadap mata uang Garuda. Di mana, pada perdagangan Sabtu (9/10/2021), rupiah melemah di kisaran Rp14.500-an per US$. 

Selanjutnya, kurs US$ terhadap rupiah bergerak ke level Rp14.197. Melemah 4 poin (0,03 persen). Demikian dikutip dari data RTI, Rabu (13/10/2021).

Hingga pukul 09.50 WIB, dolar AS terpantau bergerak ke level Rp14.192 hingga Rp14.222. Jika ditarik selama sepekan terakhir, dolar AS mengalami pelemahan 0,25 persen terhadap rupiah. Pergerakannya berada di rentang Rp 14.170 hingga Rp14.336 per US$.

Baca juga  Korban Nasi Kotak Beracun PSI Diintimidasi Saat Pulang dari Rumah Sakit

Jika dibandingkan dengan sebulan lalu, dolar AS melemah 0,22 persen terhadap rupiah. Pergerakannya berada di rentang Rp14.170 hingga Rp14.336 per US$.

Tingginya harga komoditas masih menjadi sentimen positif bagi pergerakan nilai tukar rupiah. “Kami memperkirakan kenaikan ekspor komoditas akan terus menyokong angka ekspor secara total di bulan September dan hingga tutup tahun,” ungkap Sophia Ng, analis MUFG, dikutip dari Bloomberg.

Dia menambahkan, ketahanan rupiah menandai dampak positif booming komoditas pada neraca dagang Indonesia. MUFG memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 14.200 hingga Rp 14.250.

Seluruh mata uang Asia pun menguat terhadap dolar AS pada pagi ini. Penguatan terbesar tampak pada mata uang baht, disusul won, peso, dolar Singapura, dan yen.

Baca juga  Giring Selalu Nyinyiri Anies Baswedan, Dibalas Begini Tanggapan Oleh Personel Nidji

Tinggalkan Komentar