Rabu, 30 November 2022
06 Jumadil Awwal 1444

Era Suku Bunga Tinggi, Apa Kabar Bisnis Properti

Sabtu, 01 Okt 2022 - 18:13 WIB
(Foto: Istimewa)

Kenaikan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI-7DRRR) menjadi 4,25 persen, tak membuat properti surut.

Justru tancap gas guna memenuhi keinginan konsumen.Kenaikan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI-7DRRR) menjadi 4,25 persen, tak membuat properti surut. Justru tancap gas guna memenuhi keinginan konsumen.

Kenaikan suku bunga BI ini, menurut Ekonom Celios, Bhima Yudhistira, berdampak kepada kenaikan bunga kredit bank, terutama Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). Hal ini, tentu saja membuat kaum milenial makin sulit memiliki rumah.

“Cicilan rumah atau barang lainnya, otomatis akan naik. Ini berdampak kepada bisnis properti,” papar Bhima, Sabtu (1/10/2022).

Baca juga
Investasi Anjlok, SoftBank Catatkan Rugi Rp345 Triliun

Bhima benar. Saat ini, penjualan properti jenis rumah tapak tumbuh positif sebesar 15,23 persen (year on year/yoy) di kuartal II-2022, setelah terkontraksi pada kuartal sebelumnya -10,11 persen (yoy). Perbaikan perkembangan penjualan rumah tapak pada kuartal II-2022 didorong membaiknya seluruh penjualan tipe rumah, terutama tipe besar yang tumbuh sebesar 29,86 persen (yoy).

Selain itu, peningkatan penjualan tipe rumah kecil tercatat sebesar 14,44 persen (yoy) dari kuartal I tahun 2022 yang terkontraksi sebesar -8,27 persen (yoy). Lalu penjualan tipe rumah

Namun, PT Summarecon Agung Tbk kembali membukukan penjualan properti yang cukup berkilau melalui sejumlah produk unggulannya. Sebut saja, Summarecon Bogor yang diluncurkan di ujung kuartal III-2022. Kali ini, Summarecon Bogor menelorkan The Pinewood Extension.

Baca juga
Cerna Risalah The Fed, Wall Street ‘Siuman’

Tingginya minat masyarakat terhadap produk dari Summarecon Bogor, terlihat dari jumlah calon konsumen yang mendaftar jumlahnya tiga kali lipat dari unit yang dirilis.

Dalam customer gathering yang menghadirkan diva ternama di Indonesia, Raisa Andriana, sedikitnya 2.000 pengunjung hadir. Terdiri dari calon konsumen, konsumen yang telah membeli cluster yang sebelumnya dipasarkan, serta tamu undangan lainnya.

Sambil menikmati lantunan suara merdu dari Raisa, para tamu undangan juga disuguhkan dengan beragam kuliner khas Bogor. Tentunya juga sembari menikmati pemandangan-pemandangan hijau dan indah dari Summarecon Bogor.

“Semuanya hijau, semuanya fresh. Suasananya indah dan ini di Bogor, lokasinya dekat dan nggak jauh dari Jakarta. Jadi kesannya refreshing banget saat sampai di sini,” ujar Raisa.

Baca juga
Era Suku Bunga Tinggi, BTN Gandeng BPJamsostek Gulirkan KPR Berbunga Rendah

 

Tinggalkan Komentar