Minggu, 29 Mei 2022
28 Syawal 1443

Wali Kota Eri Cahyadi Ingin Surabaya Jadi Kota ‘Baldatun Toyyibatun Warabbun Ghafur’

Eri Cahyadi- inilah.com
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memberikan sambutan di acara memberikan insentif bulanan kepada penghafal Al Quran dan moden secara simbolis di lantai 6 Gedung Sawunggaling, Surabaya, Jumat (Foto Antara)

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginginkan Kota Surabaya menjadi kota yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur. Hal itu disampaikannya ketika memberikan insentif kepada 2.236 hafidz dan hafidzah atau penghafal Al Quran.

“Insya Allah, saya yakin dengan hafidz dan hafidzah, bersama Pemkot Surabaya dan PCNU serta Muhammadiyah. Insya Allah, Surabaya menjadi kota yang Baldatun Toyyibatun Warabbun Ghafur, berkat doa dan perjuangan ‘panjenengan’ (anda),” kata Eri Cahyadi di lantai 6 Gedung Sawunggaling, Surabaya, Jumat (25/02).

Dikutip dari berbagai sumber, Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur memiliki makna Negeri yang Subur dan Makmur, Adil dan Aman. Kalimat ini merupakan istilah yang diambil dari firman Allah Subhanahu wa Ta’ala ketika menyebut Negeri Saba’ yang indah dan subur alamnya, dengan penduduk yang selalu bersyukur atas nikmat yang mereka terima.

Baca juga
Tanda Kemenangan Besar, Pandemi Ibu Kota Terkendali

Pada kesempatan tersebut, Eri menyampaikan kepada perwakilan hafidz dan hafidzah yang hadir secara langsung maupun yang melalui virtual, agar kegiatan belajar mengajar dan menghafal Al Quran bisa digelar di seluruh balai RW.

Bukan sekadar mengajarkan hafalan dan membaca Al Quran, lanjut dia, akan tetapi para hafidz dan hafidzah itu diharapkan bisa memberi pemahaman isi dari kitab suci tersebut.

Menurutnya, ketika para hafidz dan hafidzah menularkan ilmunya kepada “arek-arek Suroboyo” maka akan melahirkan calon pemimpin yang soleh dan soleha di masa mendatang.

“Surabaya jadi hebat bukan karena wali kotanya, tapi Surabaya menjadi hebat berkat doa dari para ulamanya, para hafidz dan hafidzahnya. Saya berharap bisa menularkan ilmunya. Kalau bisa nanti di setiap RW ada yang mengajari tartil dan hafalan Al Quran,” ujar Eri.

Baca juga
Wabah DBD Mulai Serang Anak-Anak di Surabaya

Tak lupa Eri menyampaikan apresiasinya kepada para modin, hafidz dan hafidzah telah berkontribusi dalam melawan COVID-19. Terlebih, kata dia, ada modin yang turut memandikan dan mendoakan jenazah hingga ke pemakaman.

Ia berharap para hafidz dan hafidzah menghijaukan Kota Surabaya dengan mengajarkan kebaikan agama Islam. Begitu pula dengan penganut keyakinan agama lain, ia ingin para tokoh agama bisa bersatu saling mendoakan untuk Kota Surabaya menjadi lebih baik lagi.

Tinggalkan Komentar