Erick Thohir Bantah Terlibat Bisnis PCR

Menteri BUMN Erick Thohir
instagram.com/erickthohir

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membantah terlibat dalam bisnis polymerase chain reaction (PCR) melalui PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI).

Erick menegaskan dirinya tidak ada kaitan dengan PT GSI yang berada dibawah naungan Yayasan Adaro, perusaaan pimpinan sang kakak Garibaldi Thohir.

“PT GSI ini pendiriannya saya juga tidak mengikuti dan itu di bawah yayasan,” kata Erick, Senin (15/11/2021).

Berdasarkan Undang-Undang Yayasan pasal 3, yayasan merupakan sebuah kegiatan bisnis untuk kegiatan masyarakat. Apabila semua yayasan dituduh untuk memperkaya diri sendiri, sambung Erick maka sekolah, rumah sakit, yang didirikan yayasan sama dengan menguntungkan diri sendiri.

Baca juga  Belum Ada Keputusan Resmi Muktamar NU Diundur atau Dipercepat

“Bantuan bantuan sosial dianggap menguntungkan diri sendiri juga, enggak bisa seperti itu,” ujarnya.

Erick menegaskan tidak mempunyai niat memperkaya diri dengan jabatan yang diembannya saat ini. Mantan pemilik Inter Milan itu mengaku ikhlas dalam menjalankan tugas.

“Saya tekankan dengan segala hormat pada konteks Covid-19 itu banyak risiko yang harus diambil oleh pejabat publik. Tanpa ada niat sedikit pun, pasti hanya untuk pikiran memperkaya diri sendiri, lillahita’ala,” katanya.

“Saya menghormati setiap pendapat atau kritik kepada saya, karena ini adalah bagian dari demokrasi yang sama-sama kita junjung. Saya sudah mewakafkan diri dan kemampuan saya untuk bangsa. Karena itu saya telah melepaskan semua bisnis,” tandasnya.

Baca juga  Lewat Operasi Gempur, Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan Rokok Ilegal

Tinggalkan Komentar