Erick Thohir Dukung Revisi UU BUMN untuk Perbaikan Perusahaan Pelat Merah

Erick Thohir Dukung Revisi UU BUMN untuk Perbaikan Perusahaan Pelat Merah - inilah.com
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Presiden Jokowi dikawasan PT Krakatau Steel, Cilegon, Banten. instagram.com/erickthohir

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai, revisi Undang-Undang (UU) BUMN sangat tepat dilakukan. Melalui revisi UU tersebut diharapkan dapat memperbaiki kinerja perusahaan pelat merah.

“Revisi UU BUMN sangat tepat, karena kita bisa terus memperbaiki kinerja BUMN secara bersama-sama. Sebab, di situ jelas membicarakan PMN, utang, kepemilikan yang memang perlu diperbaiki,” kata Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (22/9/2021).

Peran Kementerian BUMN juga akan lebih kuat melalui revisi UU tersebut. Erick juga ingin mindset para direksi BUMN berubah agar tidak mengandalkan modal negara jika perusahaan merugi.

Baca juga  Erick Thohir: Selamat Hari Radio Nasional

“Ini tidak lain, kami akan jadi pressure yang baik bagi para direksi BUMN, terlebih kalau kita melihat bagaimana track record yang dulu-dulu, di mana punya pemikiran bahwa kalau ada apa-apa dengan perusahaannya, pasti akan ditolong negara,” ujarnya.

Erick juga menyoroti perusahaan BUMN yang kerap memoles kinerja keuangan. Kadang perusahaan menerbitkan surat utang untuk bonus dan tantiem. Hal itu pernah didapatinya ketika tahun pertama menjabat sebagai Menteri BUMN.

“Ini sesuatu yang menurut saya sangat tidak beretika. Tentu ini menjadi sebuah hal yang semestinya dihukum. Hal inilah yang memang harus dijaga,” tegasnya.

Baca juga  Isu Menteri Berbisnis PCR, Stafsus BUMN Beri Penjelasan Begini

Anggota Komite Olimpiade Internasional itu menambahkan, melalui revisi UU BUMN maka akan memperjelas pemberian PMN hanya kepada BUMN yang membutuhkan.

“Jadi saya rasa kuncinya daripada UU BUMN menjadi penting, karena turunannya disitu ada PMN dan kinerja dari perusahaan bisa kita lakukan apakah dengan restrukturisasi, merger, atau diperkuat,” tandas Erick.

Tinggalkan Komentar