Erick Thohir Minta Masyarakat Dukung Bakauheni Harbour City

Erick Thohir Minta Masyarakat Dukung Bakauheni Harbour City - inilah.com
(ist)

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta masyarakat Lampung, khususnya Kabupaten Lampung Selatan, mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) Bakauheni Harbour City yang akan mulai dilakukan pembangunan tahap awal.

“Kita ingin masyarakat mendukung PSN ini karena, kalau tidak ada kerukunan maka investasi tidak akan datang ke provinsi ini dan mengakibatkan pembukaan lapangan kerja tidak maksimal,” kata Erick Thohir, di Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Sabtu (16/10/2021).

Dia menyebut bahwa kedatangannya ke Menara Siger, di Lampung Selatan guna memastikan keberlanjutan proyek yang sudah masuk dalam PSN ini setelah sempat tertunda karena pandemi COVID-19.

Baca juga  Operasi Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Amankan Miliaran Rupiah Potensi Kerugian Negara

“Saya rasa Indonesia telah menempati jajaran negara yang menjaga sebaran COVID-19 dengan baik dimana fungsi vaksin dan protokol kesehatan, terutama memakai masker, telah berjalan dengan baik. Karena itu pertumbuhan ekonomi sekarang terus kita lakukan khususnya untuk wilayah Lampung yang memiliki potensi luar biasa,” kata Erick.

Dia pun berjanji bahwa apabila PSN telah berjalan dan jadi, maka penyerapan tenaga kerja akan diprioritaskan dari masyarakat Lampung agar terjadi pemerataan ekonomi.

“Dengan pembangunan harbour city kita harap dapat menyerap banyak tenaga kerja walau sekarang belum saya hitung berapa, tapi kita akan prioritaskan untuk masyarakat Lampung supaya ada pemerataan ekonomi,” katanya.

Baca juga  Erick Thohir Lepas Kepergian Legenda Bulutangkis Indonesia Verawaty Fajrin

Baca juga: Investasi Bakauheni Harbour City Capai Rp1 Triliun

Erick pun meyakini bahwa Bakauheni Harbour City yang akan dibangun ini mampu menarik wisatawan domestik ataupun luar negeri sebab posisinya yang strategis karena berada di perlintasan Pulau Sumatera dan Jawa.

“Jadi investasi infrastruktur pariwisata lokal ini kita tidak berdiri sendiri karena akan melibatkan pemerintah daerah dan swasta,” kata dia.

Dalam kunjungannya ke Menara Siger tersebut Erick mengatakan bahwa Kementerian BUMN telah melakukan investasi sebesar Rp45 miliar guna pembangunan tahap awal yakni masjid dengan kapasitas 2.000 orang dan saluran air bersih.

Tinggalkan Komentar