Erick Thohir Tekankan Kesiapan Prokes Bandara Ngurah Rai Bali Sebelum Dibuka untuk Wisatawan Asing

Erick Thohir Tekankan Kesiapan Prokes Bandara Ngurah Rai Bali Sebelum Dibuka untuk Wisatawan Asing - inilah.com
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Gubernur Bali Wayan Koster. instagram.com/erickthohir
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bersama Gubernur Bali Wayan Koster, menekankan kesiapan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) di bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebelum dibuka untuk penerbangan internasional pada 14 Oktober 2021 mendatang.
“Kesiapan dan kewaspadaan Bandara Internasional Ngurah Rai sebagai akses utama para wisatawan harus benar-benar terjaga dan ditingkatkan untuk memastikan pelayanan dengan standar prokes yang terjamin,” kata Erick Thohir melalui Instagram-nya @erickthohir, Rabu (6/10/2021).
Anggota Komite Olimpiade Internasional itu menambahkan, selain memastikan pelaksanaan prokes bagi penerbangan internasional, ia juga memastikan kesiapan sejumlah perusahaan pelat merah dalam mendukung bandara Ngurah Rai.
“Penambahan akses penerbangan ke Bali melalui Garuda atau Citilink juga maskapai lainnya, serta menyiapkan fasilitas kesehatan yang melibatkan BUMN Holding Rumah Sakit tidak lupa BUMN Farmasi, juga harus disiapkan,” ujarnya.
Selain berbagai kesiapan itu, Ketua Pelaksana Asian Games 2018 ini juga mengingatkan ancaman COVID-19 yang masih mengintai.
“Sebab meski pandemi COVID-19 sudah jauh menurun, tapi tidak ada jaminan 100 persen terproteksi,” kata Erick.
Karena itu, mantan pemilik klub Inter Milan itu terus meminta kewaspadaan Bandara Internasional Ngurah Rai sebagai akses utama para wisatawan harus betul-betul terjaga.
Erick mengatakan, pariwisata Bali harus kembali bangkit dari pandemi. Hal ini juga disampaikan Erick dalam pertemuan bersama Gubernur Bali. 
Selain bicara pembukaan penerbangan internasional, Erick juga membahas pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sanur. 
“Potensinya besar dan melimpah sehingga bisa menjadi prioritas untuk berperan dalam membangkitkan kembali pariwisata di Bali. Mogi-mogi diskusi ini bisa menjadi awal yang baik untuk bangkitnya pariwisata dan ekonomi di Bali,” tandas Erick.
Sebagai informasi, penerbangan internasional Bandara Internasional Ngurah Rai Bali ditutup sejak pertengahan September lalu berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 74 Tahun 2021.
Edaran itu dikeluarkan pemerintah untuk mencegah masuknya virus corona varian Mu. Kedatangan pintu internasional saat ini hanya dibuka melalui pintu bandara Soekarno-Hatta di Jakarta dan bandara Sam Ratulangi di Manado.
Baca juga  Prabowo Serahkan 2 Kapal Perang Jenis Angkut Tank kepada TNI AL

Tinggalkan Komentar