Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

Film A World Without Kemas Tiga Perempuan Berlatar Belakang Tahun 2030

Selasa, 12 Okt 2021 - 18:01 WIB
Film A World Without Kemas Tiga Perempuan Berlatar Belakang Tahun 2030 - inilah.com
istimewa

Film A World Without menampilkan tiga sosok perempuan diperankan oleh Salina (Amanda Rawles), Ulfah (Maizura), dan Tara (Asmara Abigail) yang ditampilkan di masa 2030.

Sutradara Nia Dinata yang juga menulis naskah bersama Lucky Kuswandi menjelaskan, film tersebut mengemas masa depan dan masih jarang ditemui di film Indonesia sebelumnya.

“Juga belum ada yang membuat film tentang sosok leader atau life coach dengan target anak muda yang masih polos dan masa depannya sangat panjang,” ujar Nia Dinata saat temu media virtual, Jakarta, Selasa, (12/10/2021).

Film yang akan ditayangkan di Netflix  secara global pada 14 Oktober mendatang, akan dibawa Nia Dinata untuk masuk dalam karakter-karakter orang yang kuat, penuh dengan keberanian, dan juga memiliki harapan dalam hidup.

Baca juga
Kebakaran di Lokasi Syuting Film Snow White

“Walau memiliki setting tahun 2030, film ini sangat relevan karena apa yang dicari ketiga karakter ini adalah apa yang dicari oleh kebanyakan orang, yaitu kepastian akan masa depan, sense of community, dan sense of belonging,” tambah Nia Dinata.

Berfokus pada tiga remaja perempuan, A World Without mengandung pesan yang bermakna bagi generasi muda.

Amanda Rawles, berperan sebagai Salina yang ambisius, menyampaikan bahwa film ini menunjukkan pentingnya untuk berani bersikap jujur.

Asmara Abigail yang memerankan Tara juga menyatakan betapa pentingnya bagi anak muda untuk menemukan intuisi maupun suara hati sendiri.

“Kita tahu apa yang baik untuk diri kita sendiri dan kita punya passion untuk maju ke masa depan. Itu yang harus diasah supaya kita semakin matang dan berani menghadapi perjalanan ke depannya,” kata Abigail.

Baca juga
Denzel Washington Ungkap Fakta Terbaru Film Equalizer 3

Sementara itu, Maizura yang berperan sebagai Ulfah menekankan sisi sisterhood yang mencerminkan kebersamaan dan saling membantu.

“Semoga film ini dapat mendorong orang-orang, khususnya
perempuan muda, untuk berdiri dan menemukan kekuatan dari dalam diri sendiri,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar