Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

Fitur Money di Microsoft Excel Bakal Tak Lagi Tersedia

Rabu, 01 Jun 2022 - 07:08 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Microsoft Excel- inilah.com
Istockphoto

Microsoft baru ini mengumumkan bahwa mulai 30 Juni 2023 pengguna sudah tidak bisa lagi menggunakan fitur Money dan tak lagi bisa menghubungkan akun Bank dengan Microsoft Excel.

Money adalah template dinamis yang memungkinkan pengguna terhubung dengan aman ke data bank mereka dan menyinkronkan informasi secara langsung.

Namun, setelah 30 Juni 2023, fitur itu tidak akan lagi berfungsi. Pengguna tidak akan dapat menghubungkan kembali akun keuangan yang ada atau terhubung ke yang baru. Meski begitu, pengguna tetap dapat menyimpan data saat ini dan Microsoft tidak akan dapat mengaksesnya.

Money In Excel - inilah.com
Money di Microsoft Excel

Raksasa teknologi Redmond telah merekomendasikan pengguna untuk menggunakan template anggaran premium lain yang tersedia di Excel atau bermigrasi ke Tiller. Ini menawarkan lebih banyak fungsi daripada Money di Excel tetapi memiliki biaya tambahan sebesar 79 dolar AS per tahun dan uji coba gratis 60 hari untuk pelanggan Microsoft 365.

Baca juga
Install Windows 11 Pro Nantinya Harus Punya Akun Microsoft

Kemudian Microsoft juga akan menghapus produk Wolfram Data Types. Perusahaan mengumumkan kemitraan dengan Wolfram beberapa tahun yang lalu tetapi sekarang telah memutuskan mereka tidak ingin memperbaruinya. Pembuat Excel sekarang akan memfokuskan upayanya pada solusi buatan sendiri.

Penyegaran untuk Data Types yang ada dan koneksi ke yang baru akan berhenti berfungsi mulai 11 Juni 2023. Artinya, data pengguna yang ada tidak akan dihapus, hanya tidak akan terhubung ke layanan Wolfram lagi.

Terakhir, Microsoft juga menghapus penawaran mitra karena perusahaan ingin menjelajahi area lain yang dapat menambah nilai lebih bagi pelanggan. Sampai saat ini, perusahaan belum memberikan rincian lebih lanjut.

Baca juga
Sejumlah Raksasa Teknologi Bentuk Forum Metaverse

Dikutip Neowin, Selasa (31/5/2022), Microsoft telah mengungkapkan beberapa alasan untuk menghentikan ketiga produk ini. Thurrott mencatat email yang dikirim ke pelanggan Microsoft 365 juga menyebutkan Microsoft berkomitmen untuk meningkatkan langganan Microsoft 365. Akibatnya, mereka terkadang menghapus yang kurang dimanfaatkan.

Tinggalkan Komentar