Formula E Batal Digelar Rugikan Jokowi

Pemerintahan Presiden Joko Widodo bakal dirugikan jika pegelaran Formula E batal digelar di Jakarta pada 2022 mendatang. Pasalnya event balap ini sejatinya mampu mendongkrak nama Indonesia di mata internasional, serta menggerakkan roda perekonomian nasional yang sedang terpuruk pascapandemi COVID-19.

Perlu diketahui bahwa hakikatnya gelaran balap mobil listrik itu tidak menimbulkan kerugian. Dana commitment fee sebesar Rp 560 miliar yang sempat banyak diperbincangkan tidak hilang, tetapi digunakan menyelenggarakan olahraga mobil balap bertenaga listrik yang mirip dengan mobil Formula Satu tersebut.

“Ya rugi kita semua (termasuk Jokowi sebagai Presiden). Coba review lagi ke belakang kapan Indonesia bisa menyelenggarakan event internasional yang sport? Kan belum pernah. Pertama kita buat seperti ini,” kata Ketua Komisi B Bidang Perekonomian DPRD DKI Abdul Aziz kepada Inilah.com, Senin (29/11/2021).

Baca juga  Pulang dari Luar Negeri, Wajib Karantina Selama 10 Hari

Dia kembali menekankan gelaran Formula E bukan terkait persoalan rugi dan tidak. Begitu juga bukan hanya momentum kebangkitan ekonomi Indonesia baik skala mikro dan makro. Namun menjadi kesempatan mensosialisasikan industri baterai dalam negeri yang diharapkan Presiden Jokowi, lantaran tambang nikel salah satu bahan baku pembuat baterai itu banyak terdapat di dalam negeri.

“Jadi bukan soal ruginya tetapi ini event internasional yang mengangkat bukan hanya nama Jakarta tetapi nama Indonesia,” pungkasnya.

Diketahui Jakarta akan sejajar bersama berbagai kota hebat lainnya sebagai tuan rumah E-Prix. Keputusan ini ditetapkan melalui FIA World Motor Sport Council di Paris pada Jumat (15/10/2021), sekaligus meratifikasi kalender balapan musim kedelapan tahun 2021/2022. Meski demikian lokasi sirkuit hingga saat ini masih menjadi tanda tanya lantaran belum ditentukan.

Tinggalkan Komentar