Foto: Produksi Ikan Asin Nelayan Muara Angke Terkendala Cuaca

Nelayan menutup ikan asin dengan plastik untuk melindungi dari hujan di Kampung Nelayan, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (13/11/2021) (Inilah.com/Didik Setiawan)

Jakarta kini memasuki musim hujan. Hampir setiap hari di Bulan November ini hujan turun baik di siang hingga sore hari. Musim hujan menjadi waktu yang kurang menguntungkan bagi nelayan pengusaha ikan asin. Karena salah satu proses produksi ikan asin ialah menjemur ikan dengan terik sinar matahari.

Ikan asin ditutup dengan plastik untuk melindungi dari hujan di Kampung Nelayan, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (13/11/2021) (Inilah.com/Didik Setiawan).

Jika hujan turun saat proses penjemuran nelayan mensiasati dengan menutup plastik bagian ikan agar tidak rusak dan basah karena air hujan. Karena ikan asin harus dalam kondisi kering.

Nelayan saat menjemur ikan asin di Kampung Nelayan, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (13/11/2021) (Inilah.com/Didik Setiawan)

Saat musim hujan produksi ikan asin akan mengalami perpanjangan waktu. Biasa produksi di saat kemarau hanya 1 hari ikan akan kering. Kini saat musim hujan proses pengeringan ikan memakan waktu hingga 3 hari atau bahkan mencapai satu minggu.

Baca juga  WHO Minta Negara Asia-Pasifik Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus COVID-19 Karena Varian Omicron
Nelayan menjemur ikan asin di Kampung Nelayan, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (13/11/2021) (Inilah.com/Didik Setiawan).

Jika ikan tidak kering sempurna atau terlalu lama dalam kondisi lembab dan basah. Ikan akan terdapat belatung dan gagal produksi. Sehingga nelayan mengalami kerugian.

Ikan asin tertutup plastik untuk melindungi dari hujan saat proses penjemuran di Kampung Nelayan, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (13/11/2021) (Inilah.com/Didik Setiawan).

Karena mundurnya waktu produksi yang menyebabkan sebagian hasil produksi rusak dan kualitas ikan asin yang kurang bagus sehingga berimbas pada turunnya harga jual.

Nelayan menjemur ikan asin di Kampung Nelayan, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (13/11/2021) (Inilah.com/Didik Setiawan).

Ikan asin di Perkampungan Muara Angke ini memproduksi ikan asin jenis Ikan Layang, Ikan Lemuru dan Ikan Sarden. Ikan ini sudah direbus untuk kemudian memasuki proses penjemuran secara tradisional dengan sinar matahari.

“Supaya produksi ikan asin lancar kami berharap dapat membuat tunggu besar untuk mengganti sinar matahari saat produksi ikan asin” Ujar Ujang nelayan ikan asin Muara Angke.

Baca juga  Susi Pudjiastuti Ledek Mahfud Soal Kapal China
Ikan asin saat proses penjemuran di Kampung Nelayan, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (13/11/2021) (Inilah.com/Didik Setiawan).

“Kalau kelamaan basah nanti bisa belatungan dan ga bisa dijual” ujar Ujang saat menjemur ikan asin.

Proses menutup ikan asin dengan plastik (Inilah.com/Didik Setiawan)

Tinggalkan Komentar