Selasa, 07 Februari 2023
16 Rajab 1444

Gagal Ginjal Akut, Ini Langkah untuk Mencegahnya

Kamis, 20 Okt 2022 - 16:15 WIB
Gagal Ginjal Akut endemi
Ilustras gagal ginjal akut: Komnas HAM menduga ada keterlibatan mafia obat atas terjadinya kasus gagal ginjal akut. BPOM dinilai salah kaprah karena tak punya protokol keselamatan, Jumat (9/12/2022). (Foto: Freepik)

Kasus gagal ginjal akut misterius yang menyerang ratusan anak-anak usia 6 bulan hingga 18 tahun dalam dua bulan terakhir kini tengah menyita perhatian. Berkaca dari temuan kasus ini, apa sebenarnya yang menyebabkan gagal ginjal akut misterius pada anak?

Seperti diketahui, diare, mual muntah, demam selama 3-5 hari, batuk, pilek, sering mengantuk serta jumlah air seni/air kecil semakin sedikit bahkan tidak bisa buang air kecil sama sekali, menjadi gejala yang mengarah kepada gagal ginjal akut.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta Ngabila Salama mengungkapkan, sampai saat ini penyebab pasti gagal ginjal misterius masih belum diketahui. Meski begitu, ada beberapa dugaan penyebab, yaitu infeksi virus, bakteri, dan sebagainya.

Broker asuransi yang juga penyedia asuransi online, Duitpintar.com, memberikan tips langkah yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya gagal ginjal akut:

Baca juga
Hasil Riset: Imunisasi Anak Rendah Selama Pandemi

1. Kelola kadar gula darah dan tekanan darah dalam tubuh

Mengelola kadar gula darah dan tekanan darah dalam level normal menjadi hal penting yang harus dilakukan untuk mencegah penyakit gagal ginjal.

Seperti diketahui, salah satu penyebab risiko seseorang terkena penyakit jantung dan gagal ginjal adalah penyakit diabetes. Itu hanya salah satu alasan mengapa penting untuk kita dapat mengatur kadar gula darah dalam tubuh.

Selain itu, tekanan darah tinggi juga telah terbukti dapat meningkatkan risiko penyakit jantung serta gagal ginjal.

2. Makan diet jantung sehat

Diet jantung sehat, yaitu rendah gula, rendah kolesterol, tinggi serat, tinggi biji-bijian, tinggi buah-buahan dan sayuran juga diyakini dapat membantu mencegah penambahan berat badan yang bisa berkontribusi terhadap gagal ginjal.

Baca juga
Foto: Libur Sekolah, Warga Berwisata Naik MRT Jakarta

3. Cukup minum air putih

Dehidrasi dapat mengurangi aliran darah ke ginjal sehingga dapat merusak organ tubuh satu ini. Untuk mencegah dehidrasi, coba perbanyak minum air putih.

Untuk mengetahui seberapa banyak harus minum air putih per hari, Anda bisa menanyakan kepada dokter.

4. Kurangi asupan garam

Makan terlalu banyak garam kerap kali dikaitkan dengan tekanan darah tinggi yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan gagal ginjal.

5. Berikan perlindungan maksimal dengan proteksi terbaik

Langkah lainnya yang tak kalah penting dilakukan untuk pencegahan adalah memiliki asuransi kesehatan untuk melindungi keuangan dari risiko kesehatan yang mungkin terjadi selama masa berlakunya polis. Dengan kata lain, saat jatuh sakit, Anda mengalihkan risiko keuangan kepada pihak asuransi.

Baca juga
Ibu Bunuh Anak di Sragen, Korban Dihabisi Lantaran Pernah Masuk Penjara

Seperti diketahui, asuransi kesehatan merupakan produk asuransi yang memberikan jaminan biaya ketika kita sebagai nasabah mengalami gangguan kesehatan baik sakit atau kecelakaan.

Asuransi kesehatan akan menanggung biaya rumah sakit, seperti biaya rawat inap, dokter, obat, dan tindakan, hingga biaya operasi berdasarkan syarat yang tertera dalam polis asuransi.

Itulah langkah-langkah yang penting dilakukan untuk menjaga diri agar tidak mengalami gagal ginjal. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Komentar