Jumat, 30 September 2022
04 Rabi'ul Awwal 1444

Gagal Lolos Parlemen di 2019, Perindo Targetkan 60 Kursi DPR di Pemilu 2024

Senin, 01 Agu 2022 - 12:09 WIB
Ht - inilah.com
Hary Tanoesoedibjo. (Foto: Dok. Antara)

Partai Persatuan Indonesia (Perindo) sempat menuai kegagalan di Pemilu 2019 yang hanya mampu meraih 3,7 juta suara atau 2,67 persen sehingga dinyatakan tidak lolos parliamentary threshold (PT).

Sedangkan, pada perhelatan Pemilu 2024, Perindo tampil mengejutkan dengan menargetkan 60 kursi di DPR dan perolehan suara di atas 10 persen.

“Jadi target Perindo tahun 2024 memperoleh kursi DPR minimal 60 kursi jadi sudah double digit ya sudah tidak single digit lagi, di atas 10 persen,” kata Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo saat mendaftar partai politik calon peserta Pemilu di Gedung KPU, Senin (1/8/2022).

Meski sempat menelan pil pahit gagal masuk parlemen, lanjut dia, Perindo tak tanggung-tanggung menetapkan target perolehan suara di 2024.

Baca juga
PKS: Pancasila Perintahkan Kita Berkolaborasi Membangun Bangsa

Di sisi lain, Perindo juga belum melakukan penjajakan secara intensif untuk membangun kerja sama di Pilpres 2024. Terutama dalam mengusung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden di 2024.

Apalagi, Perindo tak ingin membuang waktu untuk menggugat Undang-Undang Nomor 17 tahun 2017 tentang Pemilu. Khususnya, tentang ambang batas pencalonan Presiden sebesar 20 persen seperti yang sedang diajukan PKS di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Tidak buang-buang waktu, kita lewati pemilu ini secara maksimal supaya Perindo betul-betul lewat seperti yang saya katakan tadi double digit perolehan kursi di DPR,” pungkasnya.

Partai Perindo menjadi partai ketujuh yang mendaftarkan diri sebagai partai politik calon peserta Pemilu 2024 di KPU, Senin (1/8/2022).

Baca juga
Gelar Rapimnas Hari Ini, PKS Ancang-ancang Tentukan Koalisi

KPU bakal membuka masa pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2024 yang dimulai dari 1 sampai 14 Agustus 2022.

Partai Perindo telah menyerahkan berkas pendaftaran calon peserta Pemilu dan kemudian KPU akan melakukan verifikasi administrasi dan faktual karena Partai Perindo dikategorikan sebagai partai yang tidak lolos parliamentary threshold saat Pemilu 2019 lalu.

 

Tinggalkan Komentar