Selasa, 28 Juni 2022
28 Dzul Qa'dah 1443

Ganjar Disarankan Raih Tiket dari PDIP, Tidak Elok Paksa Dukungan KIB

Rabu, 08 Jun 2022 - 14:27 WIB
Img 20220607 203041 - inilah.com
Ganjar Pranowo (kanan) sebagai kader PDIP diminta fokus meyakinkan Megawati untuk mencapreskannya. Bukan berharap pada KIB. Foto: Antara

Pendiri Cyrus Network Hasan Nasbi menilai tidak elok Ganjar Pranowo mencoba mendapat dukungan partai lain untuk bisa diusung menjadi calon presiden (capres) pada Pilpres 2024. Sebagai kader PDIP, Ganjar seharusnya berusaha meraih tiket pencalonan dari partainya sendiri yang bisa mengusung capres sendiri tanpa harus koalisi.

Hasan menilai tidak elok jika Ganjar berupaya mendapat dukungan dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) untuk diusung sebagai capres. Alasannya sikap tersebut dapat merusak ekosistem ekosistem politik di Indonesia. Seharusnya, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu meyakinkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk memberikan tiket pencapresan pada dirinya.

Baca juga
PDIP Sebut Luhut Orang Kuat, Mengesankan Presiden Lemah

“Sebagai kader, Ganjar Pranowo berusaha dapat tiket dari PDIP. Kalau tidak dapat, dukung calon dari partai itu, jangan hantam kromo ke partai lain,” tutur Hasan dikutip dari siaran podcats-nya, di Jakarta, Rabu (8/6/2022).

Hasan menambahkan, KIB yang diisi tiga partai politik, Golkar, PAN, dan PPP, tidak memiliki hubungan emosional apapun dengan Ganjar. Hal ini menggambarkan kecilnya Ganjar diusung oleh KIB.

Analoginya, seperti orang yang memaksa naik taksi berpenumpang karena tidak mampu bayar ongkos. Kalaupun memaksa, KIB juga bisa mengukur loyalitas Ganjar.

“Kalau memaksakan melalui KIB, kan mereka tidak punya hubungan emosional, tidak punya hubungan organisasi. Akhirnya partai juga berpikir pendek, ok kita terima, tapi kedepan, nanti dulu. Partai yang membesarkannya saja ditinggalkan,” ujar Hasan.

Baca juga
Foto: Puan Buka Festival Kopi Tanah Air

Hasan menilai, klaim kelompok Ganjar yang sudah direstui Presiden Joko Widodo bisa jadi benar. Namun, menurutnya, Ganjar bukan satu-satunya tokoh yang bisa mengantongi restu Jokowi.

Hasan mengatakan, siapapun tokoh yang menghadap dan meminta restu, pasti akan direstui Jokowi. Seperti, Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, hingga Puan Maharani atau Erick Thohir.

“Bahkan kalau Anies Baswedan datang menghadap Jokowi untuk meminta restu capres, pasti didukung,” tegas Hasan.

Tinggalkan Komentar