Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

Ganjar Pranowo Jagokan Jerman, Singgung Loyalitas

Rabu, 30 Nov 2022 - 23:15 WIB
Img 6836 - inilah.com
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo selepas menghadiri sebuah seminar di Jakarta, Rabu (30/11/2022). (Foto: Inilah.com/Dea Hardianingsih)

Euforia Piala Dunia Qatar 2022 dirasakan oleh banyak orang tak terkecuali Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, yang mengaku menjagokan Timnas Jerman menggondol tropi. Ganjar tak khawatir dengan performa Tim Panser yang dalam partai pembuka dibungkam Jepang. Dia mengaku loyal terhadap tim yang didukungnya.

“Saya pengin-nya Jerman sih,” kata Ganjar, selepas menghadiri seminar yang digelar di Hotel Ritz-Carlton, SCBD, Jakpus, Rabu (30/11/2022) malam.

Ya enggak apa-apa, kepengin kan gimana?” tambah Ganjar, ketika disinggung Jerman keok dari Jepang dan ditahan imbang Spanyol pada partai kedua.

Timnas Jerman belum menunjukkan performa menjanjikan dalam babak penyisihan Grup E, Piala Dunia Qatar. Setelah ditekuk Jepang dengan skor 1-2, Jerman harus berbagi poin dengan Spanyol karena hanya mampu bermain seri 1-1. Selanjutnya, Jerman harus unggul dengan skor besar dalam pertemuan “hidup-mati” dengan Kosta Rika pada Jumat (2/12/2022).

Baca juga
Zidane Serukan Publik Lupakan Kontroversi Piala Dunia 2022 Qatar

Ganjar tidak menjelaskan mengapa dirinya menggemari atau mendukung Jerman. Dia hanya mengaku ingin mendukung Timnas Indonesia dalam ajang kejuaraan Piala Dunia. Namun apa daya, timnas tidak tembus dalam ajang kejuaraan empat tahunan itu.

Dia mengaku pula sebagai penggemar sepak bola yang loyal dengan tim yang didukung. Contohnya, dia mengaku menggemari klub Inggris, Manchester United (MU), yang sudah belasan tahun tidak mengangkat tropi Liga Premier dan Liga Champions.

“Saya ini orang yang loyal sebenarnya, karena saya ini pendukung MU tuh kemarin kalah terus, meskipun kalah, saya bela. Itulah loyalitas,” tandas politikus PDIP.

Baca juga
Wales Lolos ke Piala Dunia 2022 usai Kalahkan Ukraina, Penantian 64 Tahun Berakhir

 

Tinggalkan Komentar