Gantikan Republik Dominika, Bawaslu Jadi Presiden GNEJ

Gantikan Republik Dominika, Bawaslu Jadi Presiden GNEJ - inilah.com
foto istimewa

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI terpilih menjadi Presiden Global Network on Electoral Justice (GNEJ) 2022-2023 menggantikan Republik Dominika (Superior Electoral Court of the Dominican Republic).

“Seluruh governing council GNEJ menyatakan setuju atas terpilihnya Bawaslu sebagai Presiden GNEJ,” ujar Fritz Edward Siregar, Anggota Bawaslu RI, Jumat (22/10/2021).

Menurutnya agenda rapat GNEJ membahas tentang tantangan yang dihadapi berbagai negara dalam menyelenggarakan pemilu di tengah pandemi Covid-19.

Tak hanya itu, forum GNEJ juga membahas sejumlah masalah yang ditemukan di beberapa negara terkait penyelenggaraan pemilu di masing-masing negara seperti kesetaraan gender, disinformasi, dan kesulitan menggelar demokrasi.

Baca juga  Belum Memenuhi Syarat, Tilang Uji Emisi Batal Dilakukan Pada 13 November

“GNEJ menyatakan sangat berharap Indonesia mampu memberikan perubahan yang baik ke depannya untuk forum internasional ini,” harapnya.

Selain Indonesia, hadir pula beberapa Wakil Presiden GNEJ, yaitu Afrika Selatan untuk perwakilan Afrika, Kolombia untuk perwakilan Amerika, Spanyol untuk perwakilan Eropa.

Pertemuan ini sejatinya digelar di Republik Dominika, namun karena pandemi Covid-19 maka dilaksanakan secara daring pada 21-22 Oktober 2021.

Diketahui, GNEJ merupakan organisasi yang memiliki anggota sebanyak 187 dari Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung, Mahkamah Pemilu, Pengawas Pemilu, para akademisi, pegiat pemilu dari berbagai negara yang memfokuskan diri kepada keadilan pemilu.

Tinggalkan Komentar