Rabu, 01 Februari 2023
10 Rajab 1444

Gegara Salah Kutip Buku, Dua Fakultas di USK Banda Aceh Bentrok

Jumat, 14 Okt 2022 - 08:23 WIB
Penulis : Ivan Setyadhi
Gegara Salah Kutip Buku, Dua Fakultas di USK Banda Aceh Bentrok
Fasilitas Kampus Rusak Akibat Bentrok Antar Fakultas di USK Banda Aceh (Ist)

Bentrok antar mahasiswa satu kampus pecah di lingkungan Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh hingga membuat polisi turun tangan.

Akibat bentrok tersebut, sejumlah mahasiswa luka dan fasilitas kampus rusak berat.

“Iya ada tawuran, mahasiswa Teknik menyerang Fakultas Pertanian, peristiwa itu sekitar 23.30 WIB, dan baru kondusif sekitar pukul 03.30 WIB,” kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol Fadilah Aditya Pratama, di Banda Aceh, Kamis (13/10/2022).

Sejauh ini dilaporkan tiga mahasiswa mengalami luka-luka hingga harus mendapatkan perawatan medis.

Selain korban luka, sejumlah fasilitas di Fakultas Pertanian juga rusak diantaranya gedung sekretariat BEM Pertanian pecah kaca, pagar belakang dan tiga sepeda motor dirusak.

Baca juga
Para Pemimpin Dunia Kecam Serangan Massa Anti-Pemerintah di Brasilia

“Sekarang sedang kami lakukan penyelidikan, kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan juga korban,” ujarnya.

Fadilah menjelaskan, kericuhan tersebut bermula dari kesalahpahaman antara salah seorang mahasiswa Fakultas Pertanian yang terjadi sekitar sebulan lalu.

Kesalahpahaman itu, kata Fadilah, berawal dari sebuah kutipan sastra yang bertemakan “Buku Cinta dan Pesta”. Tema tersebut dibahas pada saat temu ramah mahasiswa baru angkatan 2022 yang diselenggarakan oleh BEM Pertanian USK.

Namun, tajuk Buku Cinta dan Pesta tersebut dianggap sebagai hak cipta milik Fakultas Teknik, sehingga mereka meminta agar Fakultas Pertanian mengklarifikasi dan meminta maaf kepada Fakultas teknik.

Baca juga
Viral Video Ribut Ormas di Mampang Gegara Rebutan Lahan, 40 Orang Diamankan

“Tetapi, Fakultas Pertanian tidak menerima tindakan tersebut dan menganggap sebagai bentuk pelecehan personal yang mencederai citra Fakultas Pertanian,” katanya.

Fadilah menuturkan, kejadian tersebut telah dilaporkan kepada Birokrasi USK dengan tujuan agar kesalahpahaman ini dapat di mediasi.

Tetapi pihak Birokrasi menyatakan kejadian penyiraman oil tersebut adalah hal yang lazim dan tradisi dari Fakultas Teknik.

“Untuk tindak lanjut kita sudah mengetahui terduga para pelaku, tentunya kasus ini dalam proses penyelidikan kita,” ujar Fadilah.

Tinggalkan Komentar