Senin, 08 Agustus 2022
10 Muharram 1444

Geisz: Apa Sumbangan PSI untuk DKI? Bagi Nasi Kotak Ada yang Keracunan

Sabtu, 25 Des 2021 - 15:20 WIB
Geisz: Apa Sumbangan PSI untuk DKI? Bagi Nasi Ada yang Keracunan

Aktivis media sosial, Geisz Chalifah menilai PSI adalah partai miskin gagasan dan tak bisa kerja. Bagikan nasi kotak  PSI ada yang keracunan.

Dalam sebuah acara talk show televisi nasional, Geisz awalnya mempertanyakan apa karya atau gagasan besar dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk Indonesia. “Sebenarnya, apa sih yang sudah dihasilkan PSI? Sebenarnya, apa sih gagasan mereka itu? Bagaimana pola kerjanya? Bagikan nasi kotak saja, bikin orang keracunan. Tapi saya enggak kritik niat baiknya lho ya,” papar Geisz dikutuip Inilah.com, Sabtu (25/12/2021).

Pernyataan Geisz langsung mengingatkan kepada geger nasi kotak PSI pada Oktober 2021 yang membuat warga keracunan. Kejadinnya terjadi di Koja, Jakarta Utara. Alhasil, dua kader PSI yakni ketua DPC Kecamatan Koja dan Ketua DPD Kelapa Gading sempat diperiksa Polsek Koja, Jakarta Utara.¬† “Sebenarnya anak-anak PSI itu bisa kerja enggak sih? Membantu warga Jakarta,” imbuh Geisz.

Baca juga
Urang Awak Siap Kawal dan Menangkan Anies di Pilpres 2024

Dikatakan Komisaris Ancol ini, kritikan PSI terhadap Gubernur Anies maupun Pemprov DKI, acapkali tidak menyentuh permasalahan warga Jakarta. Lebih sering manuver politik untuk menjatuhkan alias black caimpagn yang menyesatkan.

“Saya orang yang menganjurkan PSI dan PDIP untuk mengkritik Pak Anies secara substansial. Contohnya pipanisasi air bersih di Jakarta. Saya miinta PSI mengkritisi itu, karena kebutuhan warga. Menyangkut hajat hidup orang. Tapi sampai hari ini, tidak diangkat oleh PSI,” paparnya.

Sementara, juru bicara PSI Sigit Widodo mmengklaim bahwa kritik PSI terhadap Gubernur Anies merupakan bentuk kontrol atau pengawasan. “Kritik PSI terhadap Gubernur Anies atau pun Pemprov DKI merupakan bagian dari bentuk pengawasan.

Baca juga
Kala Jokowi Ancam Copot Menteri Soal UMKM, DKI Jakarta jadi Provinsi Tertinggi Belanja Produk Lokal

 

Tinggalkan Komentar