Rabu, 01 Februari 2023
10 Rajab 1444

Gejolak Pergantian Ketum, Eksistensi PPP Bersama KIB Disebut Tak Terganggu

Selasa, 06 Sep 2022 - 20:22 WIB
Ppp Kh7t62 Prv - inilah.com
Massa kader dan simpatisan, saat mengikuti kampanye PPP dalam Pemilu 2019. (Foto: Antara).

Gejolak pergantian ketua umum (ketum) di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) disebut tidak mengganggu eksistensi partai berlambang Ka’bah tersebut dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Menurut Ketua DPP PPP Achmad Baidowi, hal itu merujuk koordinasi yang sudah dilakukan Pelaksana Tugas (Plt) ketum PPP saat ini, Mardiono dengan pihak KIB.

“Sepanjang sepengetahuan kami dengan KIB tidak ada masalah. Karena Pak Mardiono itu kan koordinator koalisi dari PPP. Beberapa temen dari KIB sudah kontak-kontakan,” kata Baidowi di Gedung DPR, Selasa, (6/9/2022).

KIB merupakan koalisi yang beranggotakan tiga partai politik (parpol) yaitu Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan PPP. Koalisi ini dibentuk untuk memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Baca juga
KPU Buka Pendaftaran Peserta Pemilu, Parpol Diingatkan Lengkapi Persyaratan

Baidowi menjelaskan, PPP tetap berada di dalam KIB. Ia menegaskan, pergantian ketum di PPP tidak mengubah konstelasi koalisi yang sudah terjalin bersama Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).

“Ya tetap KIB tetap solid, entah ketumnya tetap atau pergantian ketum. PPP tetap bersama KIB. Beberapa petinggi partai baik Golkar maupun PAN ya sudah komunikasi dengan kami,” ujar Baidowi menegaskan.

Meski begitu, Baidowi enggan menanggapi apakah pemberhentian Suharso Monoarfa dari kursi ketum PPP telah sesuai dengan anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) PPP. Ia menyebut, hal tersebut mesti ditanyakan kepada mahkamah partai.

Baca juga
Soal 3 Periode Jangan Samakan Indonesia dengan Turki, Rusia dan China

“Ya, kan itu Mukernas (PPP) itu kan seperti yang dikatakan Pak Arsul (Wakil Ketua Umum PPP). Ada pendapat dari hukum, dari mahkamah partai. Coba tanya mahkamah partai. Mahkamah partai itu yang memberikan pedoman hukum,” sambung Baidowi.

Sebelumnya, Waketum PPP Arsul Sani mengonfirmasi Mukernas menunjuk Muhammad Mardiono sebagai Plt Ketum PPP. Muhammad Mardiono merupakan Ketua Majelis Pertimbangan PPP dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

“Nah di dalam forum musyawarah kerja nasional itu memang ada keputusan mengangkat Pak Haji Muhammad Mardiono sebagai pelaksana tugas ketua umum PPP,” kata Arsul.

 

Tinggalkan Komentar