Sabtu, 28 Januari 2023
06 Rajab 1444

Gempa Cianjur, OJK Tunda Konferensi Pers Survei Literasi dan Inklusi Keuangan

Senin, 21 Nov 2022 - 14:31 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
gempa cianjur inilah.com
(Sumber: BMKG)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunda kegiatan konferensi pers Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan atau SNLIK tahun 2022. Penundaan ini lantaran gempa 5,6 magnitudo di Cinajur Jawa Barat yang getarannya terasa hingga Jakarta.

Sejatinya, hasil survei tersebut akan disampaikan oleh Friderica Widyasari Dewi, Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, di Menara Radius Prawiro Lantai 25, Komplek Perkantoran Bank Indonesia, Jakarta, Senin (21/11/2022) pukul 13.30-15.30 WIB.

Segera setelah gempa, Darmansyah, Direktur Humas OJK menyampaikan, sehubungan dengan kondisi gempa siang ini dan demi keselamatan serta keamanan bersama, Konferensi Pers siang ini ditunda.

Baca juga
Bank Wakaf Mikro Guyur Pembiayaan Rp87,2 Miliar ke UMKM

“Jadwal berikutnya akan segera kami sampaikan pada kesempatan pertama. Sekali lagi mohon maaf dan terimakasih atas perhatiannya,” ucap Darmansyah melalui pesan WhatsApp.

“Saya belum bisa ke gedungnya disuruh evakuasi,” kata salah satu awak media di grup WhatsApp OJK yang hendak meliput acara tersebut.

“Iya maafkan yah. Ini masih evakuasi dulu semua isi gedung,” timpal Dody Ardiansyah dari tim Humas OJK.

“Kebayang, turun lewat tangga darurat dari lantai 25,” ucap anggota grup yang lain.

Gempa bermagnitudo 5,6 mengguncang wilayah Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa berada di kedalaman 10 kilometer dengan titik koordinat 6.84 Lintang Selatan (LS)-107.05 Bujur Timur (BT) dan 10 kilometer Barat Daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Baca juga
107 dari 272 Korban Tewas Gempa Cianjur Belum Teridentifikasi

Belum diketahui perihal adanya korban jiwa serta kerusakan akibat gempa tersebut, namun BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.

Gempa tersebut juga dirasakan hingga wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Sejumlah karyawan serta warga yang berada di dalam rumah maupun kantor sempat mengalami kepanikan dan berlarian ke luar menyelamatkan diri.

Tinggalkan Komentar