Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Cianjur, Terasa hingga Sukabumi

Selasa, 24 Jan 2023 - 07:09 WIB
Gempa Cianjur Sukabumi
Gempa dengan magnitudo 4,3 yang berpusat Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Selasa (24/1/2023) dini hari sekitar pukul 02.45 WIB dirasakan hingga Sukabumi. (foto: Arsip)

Gempa berkekuatan magnitudo 4,3 yang berpusat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Selasa (24/1/2023) dini hari sekitar pukul 02.45 WIB dirasakan hingga Sukabumi.

Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di 6,82 LS-107,07 BT, 7 kilometer Barat Laut Cianjur di kedalaman 10 kilometer.

“Getaran gempa cukup kencang kami rasakan, saat kejadian saya sedang ronda,” kata Beni Anggara, warga Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, seperti dikutip dari Antara, Selasa.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menyatakan belum menerima laporan adanya kerusakan bangunan di Kota Sukabumi, Jawa Barat.

gempa cianjur sukabumi

“Hingga pukul 06.00 WIB, tim kami di lapangan masih melakukan pendataan antisipasi adanya dampak akibat getaran gempa Cianjur tersebut, namun kami belum menerima laporan atau informasi adanya kerusakan bangunan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Novian Rahmat Taufik di Sukabumi, Selasa.

Baca juga
Zulhas Siap Himpun Rp5 Miliar Donasi Korban Gempa Cianjur

Menurut Novian, gempa bumi tersebut getarannya memang cukup kencang dirasakan oleh sebagian warga Kota Sukabumi. Tetapi, karena kejadiannya pada dini hari di mana mayoritas masyarakat sedang terlelap tidur sehingga tidak menyebabkan kepanikan.

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui atau memiliki informasi adanya kerusakan bangunan dampak dari gempa itu agar bisa dengan cepat ditanggulangi.

Akan tetapi, ia memperkirakan gempa tersebut tidak menimbulkan dampak kerusakan di wilayah Kota Sukabumi. Meskipun demikian pihaknya tetap menyiagakan personel.

“Warga agar tetap waspada dan tidak panik antisipasi adanya gempa susulan,” tambahnya.

Di sisi lain, Novian meminta warga untuk tidak cepat percaya terhadap informasi ataupun berita yang belum jelas kebenarannya (hoaks) terkait gempa, baik yang tersebar di media sosial maupun pesan berantai karena bisa memicu keresahan.

Baca juga
Korban Jiwa Topan Rai Filipina Tambah Jadi 389 Orang

Selain itu, untuk masyarakat yang ingin mengetahui kondisi dan perkembangan lainnya pasca-gempa, warga bisa menghubungi langsung petugas penanggulangan bencana ataupun mencari informasi melalui internet dengan membuka website resmi instansi terkait maupun portal berita yang berkompeten, terpercaya serta bertanggung jawab.

Tinggalkan Komentar