Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Kembali Gencarkan Operasi Pasar

Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Kembali Gencarkan Operasi Pasar - inilah.com

Penindakan
terhadap kegiatan peredaran rokok ilegal kembali dilancarkan Bea Cukai di
beberapa wilayah. Lewat kegiatan operasi pasar yang dilakukan secara sinergi
dengan perangkat pemerintahan di daerah, upaya pengawasan kali ini diharapkan
dapat menekan jumlah rokok ilegal yang beredar di pasaran.

Kegiatan
operasi pasar kali ini dilakukan di wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, dan
Sulawesi Selatan. “Operasi pasar menjadi salah satu kegiatan pengawasan yang
dibarengi dengan pemberian informasi terkait larangan peredaran rokok ilegal
yang rutin dilakukan oleh seluruh unit pengawasan Bea Cukai,” ujar Tubagus
Firman Hermansjah, Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai.

Kegiatan ini
juga dilakukan dalam rangka Operasi Gempur yang baru saja diinisiasi kembali
oleh Bea Cukai. Selain untuk menekan peredaran barang kena cukai ilegal yang
salah satunya adalah rokok, Operasi Gempur juga ditujukan untuk menciptakan
keadilan bagi para pelaku usaha yang memilih jalur legal dalam menjalankan
kegiatan di bidang cukai.

Pelaksanaan
operasi pasar di Jawa Barat dilakukan oleh petugas Bea Cukai Bandung ke
Kabupaten Sumedang. Petugas berhasil mengamankan 240 batang rokok dan 1.125
gram tembakau iris ilegal. Sementara itu, di Jawa Timur, kegiatan operasi pasar
dilaksanakan oleh Bea Cukai Gresik, Bea Cukai Malang, dan Bea Cukai Bojonegoro.

Sementara
itu di wilayah Sulawesi Selatan, Bea Cukai melakukan operasi pasar di Kabupaten
Maros dan Kabupaten Takalar. Petugas Bea Cukai Makassar yang menjalankan
kegiatan ini berhasil mengamankan 24.660 batang rokok ilegal senilai
Rp25.153.200 di Kabupaten Takalar.

Dalam
melaksanakan kegiatan operasi pasar, Bea Cukai bekerja sama dengan perangkat
pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk meningkatkan efektivitas
pengawasan. “Selain melakukan pengawasan, di setiap kesempatan kami juga
melaksanakan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman para pedagang di bidang
cukai. Dengan meningkatkan pemahaman bahwa rokok ilegal dilarang untuk
diperjualbelikan, diharapkan dapat memberikan ruang lebih bagi para pelaku
usaha yang taat terhadap ketentuan hukum,” pungkas Firman. [adv]

Baca juga  PON XX Papua, Bea Cukai Fasilitasi Kontingen Kepri
MicrosoftInternetExplorer4

Tinggalkan Komentar