Jumat, 30 September 2022
04 Rabi'ul Awwal 1444

Genjot DPK, BTN Targetkan Transaksi Tabungan Bisnis Tembus Rp7 Triliun

Kamis, 07 Jul 2022 - 19:16 WIB
Genjot DPK, BTN Targetkan Transaksi Tabungan Bisnis Rp7 Triliun
Wakil Dirut Bank BTN, Nixon LP Napitupulu. (Sumber:JPNN).

Perkuat pasar, Bank BTN menyasar pebisnis dari berbagai segmen dan sektor usaha, mulai hulu hingga hilir. demi bertumbuhnya dana murah guna memperkuat permodalan.

Wakil Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu menjelaskan, Bank BTN memiliki produk andalan yang menyasar kaum pebisnis. Namanya, tabungan BTN Bisnis.

Produk ini, dia bilang, merupakan inisiatif strategis Bank BTN untuk peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) ritel melalui pengembangan Current Account and Saving Account berbasis transaksional. “Tabungan BTN Bisnis yang memberikan kemudahan transaksi kepada segmen pebisnis seperti SME, perdagangan, property dan lain-lain, baik secara individu maupun secara institusi, ” kata Nixon di Jakarta, Kamis (7/7/2022).

Direktur Distribution & Funding Bank BTN, Jasmin menerangkan, Tabungan BTN Bisnis dapat menunjang aliran transaksi antara pedagang dari supplier, pengolah bahan baku, maupun penjual di rantai bisnis industri. “Bank BTN terus berupaya melakukan pendekatan dengan pengusaha yang berbisnis produk buatan lokal/dalam negeri sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI),” katanya.

Baca juga
Jalankan Instruksi Jokowi, BTN Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Menurut Jasmin, saat ini, bisnis produk lokal semakin diminati lantaran kualitas dan produknya yang cenderung lebih inovatif. “Pertumbuhan bisnis yang pesat perlu didukung layanan perbankan yang mumpuni dan mendukung transaksi,” katanya.

Atas pijakan itu, lanjut dia, Bank BTN menetapkan Alan Budikusuma dan Susi Susanti, mantan atlit bulutangkis nasional yang kini menjadi pebisnis produk olahraga, menjadi model iklan Bank BTN. “Alan dan Susi mereprestentasikan pengusaha yang sukses dengan produk lokal yang inovatif dan mampu bersaing dengan produk internasional,” kata Jasmin.

Pada kesempatan yang sama, Tabungan BTN Bisnis mengandalkan sejumlah fitur menarik untuk mendukung transaksi bisnis para pengusaha, diantaranya besaran limit transaksi misalnya nilai transfer antar rekening BTN. Maupun bank lain lebih besar.

Baca juga
Sukseskan Program Sejuta Rumah, Jurus BTN Gaet Nasabah KPR

Selain itu tabungan BTN bisnis masih menerapkan bebas biaya transfer dan administrasi. “Yang juga istimewa dari Tabungan BTN Bisnis adalah rincian informasi terkait transaksi bisnis yang detail misalnya mencantumkan identitas pengirim dana dan informasi metode transaksi yang masuk, apakah dengan Qris atau EDC dan sebagainya,” kata Jasmin.

Informasi saja, bank pelat merah sektor pembiayaan perumahan yang berkode saham BBTN ini, menggarap Tabungan BTN Bisnis sejak akhir Maret 2022. Saat ini, mencatatkan Number of Account (NOA) atau jumlah tabungan mencapai 15.000 rekening. Sementara Value of Account atau VOA sekitar Rp1,5 triliun.

Adapun komposisi pemegang Tabungan BTN Bisnis mayoritas atau sekitar 90 persen adalah individu sementara sisanya adalah lembaga. “Seiring dengan peningkatan jumlah nasabah, tahun 2022 kami perkirakan volume transaksi Tabungan BTN Bisnis mencapai Rp5 triliun hingga Rp7 triliun,” kata Jasmin.

Baca juga
45 Tahun Program KPR, Bank BTN Susun Digital Mortgage Ecosystem

Melalui BTN Bisnis, Jasmin berharap, DPK Bank BTN membesar, terutama porsi Current Account & Saving Account (CASA). Per Mei 2022, DPK tumbuh positif sebesar 7,57 persen (year on year/yoy). Di mana, rasio CASA tumbuh 2,83 persen (yoy), dari 41,24 persen (Mei 2021) menjadi 44,08 persen (Mei 2022).

 

Tinggalkan Komentar