Selasa, 05 Juli 2022
06 Dzul Hijjah 1443

Genjot Pariwisata Ramah Lingkungan, PLN Bangun 27 Stasiun Pengisian Mobil Listrik di Destinasi Wisata

Minggu, 05 Jun 2022 - 14:06 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
PLN Bangun 27 Stasiun Pengisian Mobil Listrik di Destinasi Wisata - inilah.com
Fasilitas pengisian daya baterai kendaraan listrik atau SPKLU yang dibangun dan dikelola oleh PT PLN (Persero). Foto: Humas PLN

Mendukung pengembangan sektor pariwisata ramah lingkungan, PT PLN (Persero) menyatakan telah membangun 27 unit stasiun pengisian daya baterai kendaraan atau mobil listrik umum atau SPKLU di sejumlah destinasi wisata.

Direktur Bisnis PLN Regional Jawa, Madura, dan Bali PLN Haryanto WS mengatakan ada lima destinasi wisata unggulan yang menjadi lokasi penempatan SPKLU. Lima destinasi itu, yakni kawasan Candi Borobudur, kawasan Candi Prambanan, Bali, Lombok, dan Labuan Bajo.

“Kami siap mendukung green tourism di Indonesia dengan menyiapkan infrastruktur kelistrikan dan juga bisa menjadi ajang sosialisasi kepada masyarakat soal pentingnya beralih ke kendaraan listrik,” kata Haryanto dalam keterangan di Jakarta, Minggu (5/6/2022).

PLN membangun banyak stasiun pengisian baterai kendaraan listrik sebagai bentuk dukungan perseroan untuk mempercepat transisi energi bersih di Indonesia.

Baca juga
Tarif Listrik 3.500 VA ke Atas Naik, PLN Bakal Kebanjiran Surat Protes

Haryanto menyampaikan bahwa pembangunan SPKLU merupakan salah satu dukungan PLN dalam mendorong ekosistem kendaraan listrik.

Mobil Listrik Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Dia berharap, penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan pariwisata dapat menghubungkan titik-titik utama pariwisata, seperti bandara, hotel, dan atraksi wisata. Ini juga dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor transportasi secara signifikan.

“Saat ini, kami sedang mempersiapkan jaringan SPKLU untuk mendukung kehadiran kendaraan listrik di beberapa destinasi wisata lainnya, yakni di Danau Toba, Likupang, dan Mandalika yang ditargetkan selesai pada Oktober 2022,” ujar Haryanto.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo melihat keberadaan SPKLU menjadi penting di masa depan. Sebab, adanya pergeseran jenis transportasi dari berbahan bakar minyak menjadi bahan bakar listrik.

Baca juga
Raksasa Otomotif Jepang Ingin Lengkapi Mobilnya dengan Sistem Pembangkit Tenaga Surya

Ia mengklaim penggunaan listrik dalam sektor transportasi lebih banyak manfaat ketimbang bahan bakar minyak, seperti biaya dan kadar emisi.

“PLN siap memberikan pasokan listrik yang berlimpah dan berbasis energi bersih guna mendorong ekosistem kendaraan listrik ini masif di Indonesia. Sudah saatnya memang pergeseran dari energi fosil ke energi yang ramah lingkungan dan melimpah di Indonesia,” kata Darmawan.

Selain SPKLU, PLN juga telah menyediakan layanan home charging. Layanan ini menghadirkan diskon sebesar 30 persen bagi pengisian daya di rumah pelanggan pada pukul 22.00 malam hingga 05.00 pagi. Perseroan juga telah mengembangkan stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum atau SPBKLU untuk kendaraan roda dua.

Baca juga
Formula E Sukses Besar, Prestasi Anies Bikin Iri Lawan Politik

Tak hanya itu saja, PLN juga sudah menyiapkan fitur electric vehicle yang tersedia dalam Aplikasi PLN Mobile.

Melalui aplikasi itu masyarakat pemilik kendaraan listrik bisa langsung mengetahui lokasi SPKLU terdekat dan melakukan transaksi pengisian baterai dalam satu genggaman. “Kemudahan dan layanan yang PLN berikan ini tentu akan memudahkan masyarakat dalam menggunakan kendaraan listrik,” pungkas Darmawan.

Tinggalkan Komentar