Rabu, 18 Mei 2022
17 Syawal 1443

Genjot Populasi Ikan, PT Timah Tenggelamkan 1.920 Karang Buatan di Laut Babel

PT Timah Tenggelamkan 1.920 Karang Buatan di Laut Babel - inilah.com
Melibatkan kelompok nelayan tradisional yang akan dilaksanakan di perairan Pulau Panjang, Karang Rulak, Rambak, Perairan Tuing, Pulau Putri, Tanjung Melala, Malang Gantang, Tanjung Ular, Karang Aji, Pulau Pelepas dan Tanjung Kubu. Foto: Antara

Guna meningkatkan populasi ikan dan hasil tangkapan ikan nelayan daerah, PT Timah Tbk pada 2022 bakal menenggelamkan 1.920 unit karang buatan atau artificial reef di laut Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Pada tahun ini, kita menargetkan akan menenggelamkan 1.920 karang buatan di 11 titik perairan Bangka Belitung,” kata Sekretaris Perusahaan Timah Abdullah Umar Baswedan di Pangkalpinang, Minggu (13/3/2022).

Ia mengatakan penenggelaman 1.920 unit karang buatan ini melibatkan kelompok nelayan tradisional. Kegiatan bakal terlaksana di perairan Pulau Panjang, Karang Rulak, Rambak, Perairan Tuing, Pulau Putri, Tanjung Melala, Malang Gantang, Tanjung Ular, Karang Aji, Pulau Pelepas dan Tanjung Kubu.

Baca juga
Dari Pajak Warga, Gubernur Anies Jalankan Amanah Bangun Stadion Termegah di Dunia

“Untuk reklamasi laut ini, kita melibatkan kelompok nelayan sekitar untuk membuat karang buatan hingga penenggelaman dan perawatannya, sehingga karang buatan ini bisa menjadi tempat ikan berkembang biak,” ujarnya.

Menurut dia, Timah melaksanakan proses penambangan berkelanjutan, aspek lingkungan dan pengelolaan lahan bekas tambang menjadi salah satu prioritas perusahaan.

“Reklamasi ini merupakan amanat regulasi dan Timah melaksanakan tanggung jawab pengelolaan lingkungan dengan melakukan penataan lahan bekas tambang di darat dan laut dengan melibatkan serta memberdayakan masyarakat,” katanya.

Ia menyatakan program pemberdayaan masyarakat dilakukan dalam beberapa skema, seperti di Belitung perusahaan bekerja sama dengan BUMDes untuk melakukan reklamasi bekas tambang.

Baca juga
Investree Group Caplok Saham Amar Bank Sebesar 18,4 Persen

Kemudian dengan masyarakat juga misalnya masyarakat menyediakan bibit tanaman perusahaan menggandeng gapoktan, sehingga reklamasi ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Sebagai perusahaan pertambangan, kami menyadari adanya perubahan bentang alam, untuk itu perusahaan konsisten melakukan reklamasi dan menjaga keanekaragaman hayati. Dalam proses produksi perusahaan senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian untuk meminimalisasi dampak operasional,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar