Selasa, 07 Februari 2023
16 Rajab 1444

Gerindra Jumawa, Mesin Partai Belum Panas Elektabilitas Prabowo Sudah Tinggi

Minggu, 20 Nov 2022 - 10:49 WIB
B2 - inilah.com
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam acara 'PKB Road to Election 2024' di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (30/10/2022). (Foto: Inilah.com/ Agus Priatna)

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, tak bisa menutupi rasa bangganya mengetahui popularitas dan elektabilitas sang ketum, Prabowo Subianto, yang dianggap stabil dalam bursa capres. Setidaknya berdasarkan survei Voxpol Center yang dirilis belum lama ini.

Menurutnya, data yang menunjukkan Prabowo masuk daftar tiga besar capres bahkan menjadi capres terpopuler kendati elektabilitasnya kalah dari Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, merupakan kabar baik. Sebab, mesin partai dan mitra koalisi sejatinya belum panas.

“Dari sekian capres, angka Prabowo selalu tiga besar. Itu dalam kondisi kami sebetulnya belum bekerja dalam konteks pilpres,” kata Habib, pada akhir pekan lalu.

Baca juga
Prabowo-Cak Imin Sudah Buka Komunikasi soal Capres ke Jokowi

Voxpol Center merilis survei yang digelar selama 22 Oktober – 7 November 2022 terhadap 1.200 responden di 34 provinsi. Prabowo menjadi capres terpopuler dengan raihan 93 persen diikuti Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Namun tingkat keterpilihannya kalah karena mayoritas responden memilih Anies (23,6 peren), Ganjar Pranowo (22 persen) dan Prabowo (18,6 persen).

Menurut Habib, terdapat makna tersendiri mengapa Prabowo selalu masuk tiga besar capres populer atau dengan tingkat elektabilitas tinggi oleh lembaga survei. Dia meyakini hal itu bukan gimmick politik. Jauh berbeda dengan figur-figur lain yang perlu safari politik untuk membangun popularitas dan menguatkan elektabilitas.

Baca juga
Anies Sambangi Kantor DPP PKS, Beri Pelatihan Relawan Bersama Aher

Situasi tersebut, lanjut dia, menguntungkan Gerindra yang belum memanaskan partai. Ibarat hendak menyetir mobil, posisi mesin sudah on tinggal masukan gigi dan tancap gas. Apabila sudah tancap gas, dia yakin Gerindra bisa memenangi Pilpres 2024.

“Mesinnya itu, istilahnya, mesih baru starter saja, belum gigi satu, gigi dua sampai lima sehingga saya pikir masih besar sekali (potensi) Pak Prabowo dan Gerindra untuk memastikan 2024 bisa menang,” tutur Habibburokhman.

“Makanya, Pak Prabowo kami belum kerja menjalankan mesin pilpres saja, survei-survei stabil,” tandas Habibburokhman.

 

Tinggalkan Komentar