Minggu, 14 Agustus 2022
16 Muharram 1444

Gibran Ogah Lapor Balik Dosen UNJ Ubedilah Badrun

Jumat, 14 Jan 2022 - 13:44 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
Gibran Ogah Lapor Balik Dosen UNJ Ubedilah Badrun

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka ogah lapor balik dosen Universitas Negeri Jakarta atau UNJ Ubedilah Badrun. Gibran ogah lapor balik Ubedilah meski sudah melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Rasah, tekke wae lak bosen (tidak usah, nanti kan bosan),” katanya di Solo, Jumat (14/1/2022).

Apalagi, kata dia, saat ini pemberitaan terkait dengan kasus tersebut sudah mulai mereda.

“Fokus nyambut gawe wae (bekerja saja). Koyo ora nduwe gawean wae (seperti tidak punya pekerjaan saja), sibuk,” katanya.

Ia juga tidak merasa tercemar dengan pelaporan tersebut sehingga tidak perlu ada upaya pelaporan balik atas pencemaran nama baik.

Baca juga
Giring Datang ke Solo, Listrik Rumdin Gibran Tiba-tiba Mati

“Aku nyolong (mencuri) ngono, tercemar,” katanya.

Sebelumnya, atas tuduhan Ubedillah terhadap dia dan sang adik Kaesang Pangarep, Gibran meminta agar Ubedillah membuktikan terlebih dahulu.

“Di buktikan sik, aku salah po ra (saya salah atau tidak). Salah yo detik ini di tangkep wae ra popo (tidak apa-apa),” katanya.

Ubedillah sendiri telah melaporkan Gibran dan Kaesang ke KPK, Senin (10/1) terkait dengan tindak pidana korupsi dan/atau tindak pidana pencucian uang berkaitan dengan dugaan korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) relasi bisnis anak Presiden dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan.

Sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka siap penuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Panggilan ini terkait kasus dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dengan pihak pelapornya adalah Dosen UNJ Ubedilah Badrun.

Baca juga
Soal Laporan Dosen UNJ, KPK: Kami Tidak Melihat Anak Siapa, Bapaknya Siapa!

Sebelumnya, Ubedilah melaporkan Gibran dan Kaesang karena dua anak presiden Jokowi itu punya hubungan relasi bisnis dengan grup Sinar Mas. Salah satu Grup Sinar Mas yang bermasalah dengan kasus hukum adalah PT SM dengan kasus pembakaran hutan.

Tinggalkan Komentar