Rabu, 29 Juni 2022
29 1444

Ginting Punya Potensi Ketemu Axelsen Lagi di Malaysia Open 2022

Selasa, 21 Jun 2022 - 16:43 WIB
Penulis : Harris Muda
Editor : Ibnu Naufal
Foto Badminton Indonesia
Foto Badminton Indonesia

Hasil drawing turnamen Malaysia Open 2022 telah dirilis dalam laman resmi milik BWF. Apesnya, tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting kembali punya peluang bersua unggulan Denmark, Viktor Axelsen.

Yap, Anthony Ginting benar-benar dihantui Axelsen dalam tiga ajang berturut-turut. Pasalnya, di gelaran Indonesia Masters dan Indonesia Open 2022 kedua pemain juga harus saling bunuh demi tiket babak berikutnya.

Peluang bersua Axelsen memang bisa jadi kenyataan jika saja kedua pemain mampu melalui jalan mulus sejak babak awal Malaysia Open 2022 yang mulai bergulir 28 Juni-3 Juli 2022.

Kedua pemain berada di jalur yang relatif sama yakni pul atas drawing BWF. Hanya saja, Ginting dan Axelsen harus bisa mengalahkan lawan-lawan yang menghadang mereka terlebih dahulu untuk bertemu di babak quarter final Malaysia Open 2022.

Baca juga
Foto: Indonesia Open 2022, Langkah Anthony Ginting Terhenti di Perempat Final

Dari hasil drawing, Ginting yang berstatus sebagai unggulan keenam harus dihadang wakil India Sai Praneeth B. di babak pertama (R1)

Sementara, Axelsen harus berjibaku dengan pebulu tangkis Jepang, Kanta Tsuneyama di R1.

Ginting dihadapkan tantangan revans, membalas dua kekalahan yang ia terima atas Axelsen di Indonesia Masters dan Indonesia Open 2022.

Terlebih, rekor buruk juga jadi tekanan bagi Ginting kala bersua Axelsen.

Namun agaknya, Ginting belum perlu memikirkan laga kontra Axelsen yang menantinya di partai perempat final. Mengingat, wakil India yang jadi batu ganjalannya di babak pertama juga bukanlah lawan enteng.

Baca juga
Kevin Sanjaya Mengaku Tak Terhantui Kegagalan di Tiga Turnamen pada 2021

Duel Ginting vs Sai Praneeth jadi pertemuan pertama bagi keduanya. Di atas kertas, tunggal putra Tanah Air memang jauh lebih diunggulkan.

Berbicara peringkat, Ginting juga punya pamor lebih mentereng, di mana tunggal putra India baru mencatut posisi terbaik di urutan ke-19 dunia beradasarkan catatan BWF.

Prestasi terbaik Sai Praneeth adalah jawara Singapore Open World Superseries 2017. Di mana All India final jadi sajian penutup gelaran tunggal putra yang mempertemukan Sai Praneeth vs Kidambi Srikanth.

Calon lawan Ginting itu berhasil mengungguli Kidambi Srikanth lewat permainan tiga gim dan berhak atas gelar World Superseries pertamanya.

Tinggalkan Komentar