Rabu, 08 Februari 2023
17 Rajab 1444

Golkar Andalkan Penggalangan Opini Menangkan Airlangga

Senin, 21 Nov 2022 - 22:51 WIB
Rakornas MPO Partai Golkar.
Rakornas MPO Partai Golkar. (Foto: Inilah.com/Agus Priatna)

Partai Golkar mengandalkan penggalangan opini menghadapi Pemilu 2024, termasuk memuluskan langkah Ketum Partai Beringin, Airlangga Hartarto, menjadi calon presiden (capres). Sekjen Partai Golkar Lodewijk F Paulus, menegaskan langkah pemantapan kemenangan Golkar menyongsong Pemilu 2024.

Menurutnya, dibutuhkan gotong royong para kader Partai Golkar untuk memenangkan pemilu dan pilpres. Salah satu langkah yang dilakukan yakni membangun opini untuk menguatkan dukungan kepada Golkar. “Media dan penggalangan opini serta penggalangan narasi adalah operasi intelijen paling tinggi,” kata Lodewijk, dalam acara Rakornas bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) DPP Partai Golkar, di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (21/11/2022).

Baca juga
Muhammadiyah: Ada yang Berupaya Mendorong Penundaan Pemilu 2024

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Bidang MPO DPP Partai Golkar Meutia Hafid dan Wakil Ketua Umum Bidang Kominfo DPP Partai Golkar Nurul Arifin. Kader-kader Golkar dari 30 provinsi juga menghadiri Rakornas MPO itu.

“Airlangga, presiden, presiden, Airlangga. Golkar, menang, menang, menang,” teriak Lodewijk, yang diikuti kader Golkar yang hadir dalam rakornas.

Dia berharap elektabilitas partai dan Airlangga Hartarto sebagai capres bisa naik secara beriringan. Dia mengingatkan pula mesin partai harus panas pada 2023 menjelang Pemilu 2024. “Setelah itu, baru mengerahkan segala kekuatan dan usaha yang kita punya,” ujar dia.

Baca juga
Asa PPP Jelang Pemilu 2024: Abaikan Survei, Yakin Lolos Ambang Batas Parlemen

Pada kesempatan tersebut Lodewijk mengingatkan MPO DPP Golkar memegang peranan penting dalam memenangi Pemilu 2024. Khususnya dalam menggaet pemilih pemula dan milenial yang populasinya mencapai 60 persen pada Pemilu 2024.

Golkar harus mampu meyakinkan kalangan pemilih untuk mencoblos, dan menjadikan Golkar sebagai pilihan utama. “Itu harapan kami karena 60 persen pemilih pada 2024 nanti merupakan pemula atau milenial. itu harus menjadi target dari MPO,” katanya.

 

Tinggalkan Komentar