Jumat, 20 Mei 2022
19 Syawal 1443

Google Blokir Media Rusia dari Penghasilan Iklan

Google Blokir Rusia
(ist)

Google memblokir media milik negara Rusia, RT, supaya tidak bisa mendapatkan penghasilan dari iklan.

Mengutip Reuters, Minggu (27/2/2022), larangan ini berlaku untuk produk-produk Google, seperti YouTube.

YouTube memakai alasan ‘kejadian luar biasa’ sehingga ada sejumlah akun yang tidak bisa monetisasi dari platform tersebut. Media Rusia lainnya yang mendapat sanksi, antara lain dari Uni Eropa, juga tidak bisa monetisasi konten mereka.

Google juga melarang media-media tersebut menggunakan teknologi mereka untuk menghasilkan uang dari situs dan aplikasi. Media Rusia tidak bisa membeli iklan lewat Google Tools dan memasang iklan di layanan Google, termasuk Search dan Gmail.

Baca juga
Meriahkan Gelaran GIIAS 2021, Wuling Sajikan Web Series 'Mendadak Reuni'

“Kami memantau secara aktif perkembangan terkini dan akan mengambil langkah lainnya jika perlu,” kata juru bicara Google Michael Aciman.

Sementara juru bicara YouTube Farshad Shadloo mengatakan, video dari media-media yang diblokir itu akan jarang muncul dari rekomendasi.

Konten dari jaringan RT dan media lainnya yang dilarang tidak bisa diakses dari Ukraina, berdasarkan permintaan pemerintah Ukraina.

Uni Eropa beberapa hari lalu mengenakan sanksi terhadap individu, yaitu pemimpin redaksi RT, Margarita Simonyan, yang dijuluki tokoh penting dalam propaganda Rusia.

Tinggalkan Komentar