Minggu, 22 Mei 2022
21 Syawal 1443

Grab Minta Maaf, Copot 3 Karyawannya Buntut Perlakuan Diskriminatif

Grab Minta Maaf, Copot 3 Karyawannya Buntut Perlakuan Diskriminatif
Grab Minta Maaf, Copot 3 Karyawannya Buntut Perlakuan Diskriminatif

Grab Indonesia akhirnya melakukan investigasi internal setelah muncul curhatan calon mitra disabilitas yang diduga mengalami perlakuan diskriminatif.

Hasilnya, Grab mencopot karyawan yang diduga melakukan diskriminasi sampai proses investigasi internal berjalan.

“Karyawan Grab terkait saat ini telah dibebastugaskan sementara proses investigasi berjalan. Proses investigasi akan diselesaikan paling lambat dalam 3 (tiga) hari ke depan dan hasilnya akan diinformasikan ke publik,” tulis Grab pada Rabu (27/4/2022).

“Untuk itu menyatakan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada beliau atas kejadian yang dialami,” sambungnya.

Terhadap korban, Grab juga sudah melayangkan pemanggilan untuk bertemu sebagai bentuk evaluasi dan koreksi internal Grab dalam hal pelayanan.

Baca juga
Stafsus Presiden: 95 Persen Penyandang Disabilitas di 6 Provinsi Telah Terima Vaksinasi

“Prosedur pendaftaran online untuk mitra penyandang disabilitas berbasis komunitas yang selama ini telah berjalan akan diperbaiki di antaranya dengan:Meningkatkan publikasi informasi jalur khusus pendaftaran mitra penyandang disabilitas, untuk meminimalisasi kemungkinan kesalahan prosedur di lapangan. Melengkapi formulir pendaftaran mitra untuk memastikan pelayanan yang lebih efektif bagi calon mitra penyandang disabilitas. Kedua hal di atas akan diimplementasikan dalam 3 (tiga) hari ke depan,” sebut keterangan terkait.

Kejadian ini bermula saat salah seorang disabilitas curhat di media sosial tentang perlakuan yang diterimanya saat hendak melamar ke Grab.

Keluhan ini disampaikan Tonanda Putra, penyandang tuli, melalui akun Instagramnya, @tonandaputra, dan istrinya, @amanda_farliany yang kemudian viral dan mendapat banyak perhatian warganet.

Baca juga
Bantu Nurlela Duet dengan Judika, Menteri Erick Jalankan Amanah Sang Ayah

Tonan menceritakan semua pengalaman kurang menyenangkan yang dia terima. Mulai dari sikap satpam yang tak ramah, sampai perlakuan merendahkan yang ia terima saat proses wawancara. Curhatan Tonanda kemudian viral hingga kemudian dia banyak mendapat dukungan dan menyebut perlakuan diskriminatif sebagaimana yang diceritakan sama sekali tak pantas dilakukan.

Tinggalkan Komentar