Gubernur Anies Ajak Warga Jakarta Turut Menjaga Kualitas Udara

Gubernur Anies Ajak Warga Jakarta Turut Menjaga Kualitas Udara - inilah.com

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak warga Ibu Kota untuk turut menjaga kualitas udara yang dimulai dari aktivitas sehari-hari.

“Seperti mengawasi knalpot kendaraan dengan mengecek emisinya, kemudian menghindari bakar sampah di tempat terbuka,” kata Anies di Jakarta, Sabtu (18/9/2021).

Selain itu, Gubernur juga mengajak masyarakat Jakarta untuk lebih banyak menggunakan transportasi publik atau menggunakan kendaraan yang tidak mengeluarkan emisi, seperti sepeda.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk bertanggung jawab memperbaiki kualitas udara di Ibu Kota. Hal itu sejalan dengan aspirasi warga melalui Koalisi Ibu Kota dalam gugatan terkait kualitas udara.

Baca juga  Lampu Hijau Jakarta Tuan Rumah Formula E, Anies : Insya Allah Banyak Manfaat

“Kami sepemahaman dengan para penggugat. Kami mengambil tanggung jawab dengan berupaya melaksanakan apa yang digugatkan,” kata Anies.

Namun, Gubernur juga mengajak masyarakat untuk ikut ambil tanggung jawab dalam mengendalikan kualitas udara ini.

Sebelumnya, pihak penggugat meminta 14 hal sebagai bentuk gugatan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait kualitas udara di antaranya melaksanakan uji emisi dan mengevaluasinya secara berkala.

Kemudian, pengetatan baku mutu emisi dan penetapan sanksi bagi usaha dan/atau kegiatan sumber pencemar udara tidak bergerak (STB) yang beroperasi di Jakarta.

Selain itu, memberikan sanksi terhadap tindakan pembakaran sampah yang langsung dijatuhkan sejak pelanggaran kewajiban dilakukan, penambahan Stasiun Pemantau Kualitas udara (SPKU) hingga menyusun Strategi dan Rencana Aksi Pemulihan Pencemaran Udara.

Baca juga  Disebut Jual Rugi Tol Cibitung, Ini Hitungan Waskita Karya

Selanjutnya, moratorium rencana pembangunan yang berpotensi membuang emisi yang signifikan seperti rencana pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) dan rencana pembangunan enam ruas jalan tol.

Dari gugatan tersebut, ada dua hal yang belum tercapai kesepakatan antara kedua pihak, terutama yang berkaitan dengan pembangunan ITF dan pembangunan enam ruas jalan tol.

Atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang mengabulkan gugatan pada Kamis (16/9/2021), Pemprov DKI Jakarta berkomitmen tidak akan mengajukan banding.

Pemprov DKI juga siap melaksanakan putusan pengadilan demi kualitas udara yang lebih baik karena, setiap warga negara berhak atas lingkungan hidup yang sehat.

Baca juga  Baru Pulang dari Arab Saudi, Warga Sukabumi Positif COVID-19

Tinggalkan Komentar