Senin, 15 Agustus 2022
17 Muharram 1444

Gubernur Anies Bakal Cek Sesar Aktif Baribis di Selatan Jakarta

Sabtu, 25 Jun 2022 - 20:06 WIB
Penulis : Fadly Zikry
Anies sesar baribis - inilah.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengecek temuan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyebut Sesar Baribis di selatan Jakarta aktif. Sesar tersebut memiliki estimasi laju geser mencapai sekitar 5 milimeter per tahun.

“Nanti akan saya cek kembali,” kata Anies, Sabtu (25/6/2022).

Sebelumnya Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menyebut, keaktifan sesar Baribis didukung hasil monitor alat sensor seismograf BMKG.

Dari hasil seismograf itu terdapat aktivitas gempa yang terpantau di jalur sesar dengan magnitudo kecil 2,3 hingga 3,1.

Aktifnya Sesar Baribis di selatan Jakarta juga terbit di jurnal Scientific Reports (Nature) pada tahun 2022.

Baca juga
Katulampa Siaga 3, BPBD Minta Warga Jakarta Waspada Banjir

Menurut Daryono, jalur sesar Baribis dan sekitarnya meliputi kota besar seperti Bogor, Bekasi, dan Jakarta yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 100 km.

Jalur sesar tersebut melintas di selatan Jakarta sebagai segmen Jakarta, disamping segmen yang berada di sebelah timur yang dapat disebut sebagai segmen Bekasi – Purwakarta. Sehingga, dapat dikatakan Jakarta bagian selatan rentan dilanda gempa bumi.

Sesar aktif baribis selatan jakarta - inilah.com
Jalur Sesar Baribis – ist

“Tentu saja, dengan keberadaan jalur sesar aktif ini maka berpotensi terjadi gempa. Jika mencermati data gempa hasil monitoring BMKG tampak segmen selatan Jakarta ini memang belum menunjukkan aktivitas gempa, tetapi hasil kajian menunjukkan adanya tingkat kompresi yang tinggi, yang diduga terkait dengan area yang terkunci. Ini yang patut diwaspadai,” sebut Daryono.

Baca juga
BMKG: Hujan Lebat Melanda Jakarta hingga Sulawesi Utara

Daryono menambahkan, seluruh lapisan masyarakat perlu memahami keterampilan cara selamat saat terjadi gempa.

“Perlu ada edukasi masif dan latihan evakuasi yang berkelanjutan, tidak saja untuk antisipasi gempa akibat Sesar Baribis tapi juga untuk antisipasi potensi gempa megathrust yang sumbernya jauh dan dapat berdampak hingga Jakarta,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar