Minggu, 14 Agustus 2022
16 Muharram 1444

Hadapi Omicron, Menkes Jerman: Vaksinasi Keempat COVID-19 Diperlukan

Jumat, 24 Des 2021 - 13:25 WIB
menkes jerman
Menteri Kesehatan Jerman Karl Lauterbach (foto: spiegel.de)

Menteri Kesehatan (Menkes) Jerman Karl Lauterbach, pada Rabu (22/12/2021), menyebut bahwa vaksinasi keempat akan diperlukan untuk memerangi pandemi COVID-19 karena keberadaan varian Omicron yang lebih menular.

Ia mengatakan, Jerman telah memesan 80 juta dosis vaksin yang dibuat oleh BioNTech, yang secara khusus menyasar Omicron. Pesanan tersebut rencananya akan tiba pada April atau Mei 2022.

Jerman juga telah memesan 4 juta dosis vaksin Novavax yang baru disetujui –yang dipandang lebih dapat diterima oleh orang-orang yang meragukan vaksin– dan 11 juta dosis vaksin baru Valneva, yang sedang menunggu izin pemasaran.

Vaksin Novavax akan tiba di negara itu pada Januari, Lauterbach mengatakan pada konferensi pers, seperti dilansir Reuters.

“Program vaksinasi penguat yang ofensif adalah elemen terpenting kita dalam perang melawan Omicron,” kata Lauterbach yang juga seorang epidemiolog itu.

Baca juga
Kantor Kelurahan Gondangdia Tutup Setelah ASN Positif COVID-19

Ia memberikan dukungannya di balik mandat vaksin bagi kalangan luas, dengan mengatakan bahwa tanpa perintah wajib vaksin, gelombang infeksi yang akan datang tidak mungkin bisa dikelola dalam jangka panjang.

Menurut Kepala Institut Robert Koch Jerman (RKI) untuk penyakit menular, Lothar Wieler, varian Omicron akan jadi penyebab sebagian besar infeksi Virus Corona di Jerman dalam waktu tiga minggu.

“Natal jangan sampai menjadi pemicu yang memulai petaka Omicron,” kata Wieler pada konferensi pers yang sama, seraya menambahkan bahwa orang-orang harus membatasi kontak seminimal mungkin.

Tinggalkan Komentar