Jumat, 19 Agustus 2022
21 Muharram 1444

Hadapi Pemilu 2024, Elite Didorong Ikrar tak Gunakan Politik Identitas

Kamis, 30 Jun 2022 - 11:29 WIB
Penulis : Aria Triyudha
0609 100221 A43d Inilah.com  - inilah.com
Simulasi pemilih menentukan pilihannya di bilik suara terkait persiapan penyelenggaraan Pemilu 2024. Foto: Antara

Elite politik di Indonesia didorong segera berikrar untuk tidak menggunakan politik identitas menghadapi Pemilu 2024. Sebab, politik semacam itu sangat berbahaya bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Para elite politik perlu berikrar untuk tidak terlibat dalam politik polarisasi atau identitas. Ikrar sebaiknya dinyatakan oleh elite partai politik,” kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga dalam keterangannya, Kamis (30/6/2022).

Jamiluddin menjelaskan, ikrar tersebut harus dilakukan oleh eliet politik. Sebab, penggunaan politik identitas dalam pesta demokrasi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir berawal dari kalangan itu.

“Jadi, masalahnya ada di tingkat elite politik. Bukan massa di akar rumput. Massa di akar rumput hanya mengikuti kehendak elite politik,” terang Jamiluddin.

Mantan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) IISIP Jakarta ini menambahkan, apabila telah berikrar, para elite  perlu berkomitmen untuk mematuhinya. Dengan begitu, sambung Jamiluddin, politik identitas atau polarisasi dapat diminimalisasi pada perhelatan Pemilu 2024.

Baca juga
Cek Prokes, Kapolda Metro Sambangi Bundaran Bulungan Jakarta

Diketahui, Pemilu 2024 berupa pemilu anggota legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden akan digelar pada 14 Februari 2024. Sedangkan, pilkada serentak untuk memilih gubernur, bupati, dan wali kota akan diselenggarakan 27 November 2024.

 

Tinggalkan Komentar