Kamis, 11 Agustus 2022
13 Muharram 1444

Hadiri Simposium IDI-WMA, Anies Sebut Peran Nakes Lebih Rumit

Senin, 04 Jul 2022 - 19:15 WIB
Anies inilah.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberi apresiasi lebih terhadap peran tenaga kesehatan (nakes) yang disebutnya sebagai ujung tombak keselamatan umat manusia selama dua tahun belakangan.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Simposium Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) bersama World Medical Association (WMA) di Hotel Pullman, kawasan Thamrin Jakarta Pusat, pada Senin (4/7/2022).

“Kami ingin menyampaikan terima kasih kepada dokter seluruh dunia yang tergabung dalam WMA mereka yang menjadi garda terdepan. Karena mereka dalam dua tahun terakhir ini jadi ujung tombak umat manusia dalam menghadapi pandemi saya sangat mengapresiasi,” kata Anies.

Baca juga
Jakarta: Simpang Temu Umat Beragama

Adapun dalam penyelenggaraan Simposium IDI dan WMA per hari ini hingga Selasa (5/7/2022) besok, berfokus pada masalah etik kedokteran dalam dunia masa kini.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada IDI yang sudah memfasilitasi sudah bisa menyelenggarakan konsorsium meeting di Jakarta,” ucapnya.

Anies juga menyebut, peran dokter terbilang lebih rumit dari yang ia bayangkan. Pasalnya, bukan cuma mengedukasi masyarakat awam terkait penyuluhan kesehatan, tak jarang nakes juga dihadapkan perkara pelik soal informasi menyimpang.

Untuk itu kata Anies, para dokter sudah selayaknya diberi penghargaan lebih terhadap perjuangan mereka menjamin kesehatan masyarakat dan menepis sejumlah informasi miring yang selama beberapa tahun terakhir bertebaran.

Baca juga
Pengumuman Capres Usulan PKS Tunggu Putusan Majelis Syuro

“Para dokter berhadapan dengan seluruh kalangan masyarakat. Yang membutuhkan pencerahan para dokter ini harus menjawab pertanyan awam harus berhadapan dengan masyarakat umum, harus berhadapan dengan hoaks. Dan mereka lah yang harus menyampaikan ini di dalam segala macam pertemuan,” jelas Anies.

Dalam gelaran simposium hari ini, IDI yang turut didukung Kementerian Kesehatan RI, berkomitmen untuk melakukan transformasi sistem kesehatan, sehingga semua orang memiliki akses layanan kesehatan yang mudah dan berkualitas serta dengan biaya yang terjangkau baik di layanan primer maupun rujukan.

Dengan transformasi kesehatan, mereka berniat ingin mewujudkan ketahanan bangsa dalam menghadapi setiap krisis kesehatan, yang dalam rencana strategis Kemenkes yang meliputi: Transformasi Layanan Primer, Transformasi Layanan Rujukan, Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan, Transformasi Pembiayaan Kesehatan, Transformasi SDM Kesehatan, dan Transformasi Teknologi Kesehatan.

Tinggalkan Komentar