Kamis, 11 Agustus 2022
13 Muharram 1444

Haji Syafruddin Hadiri Konferensi Ulama dan Cendikiawan Dunia di Malaysia

Kamis, 30 Jun 2022 - 17:35 WIB
Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Komjen Pol (Purn) Dr (HC) H Syafruddin Kambo MSi saat menjadi pembicara Konferensi Ulama Asia Tenggara dan Dunia di Kuala Lumpur, Kamis (30/6/2022). (Foto ist)
Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Komjen Pol (Purn) Dr (HC) H Syafruddin Kambo MSi saat menjadi pembicara Konferensi Ulama Asia Tenggara dan Dunia di Kuala Lumpur, Kamis (30/6/2022). (Foto ist)

Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) H. Syafruddin Kambo menghadiri Konferensi Ulama Asia Tenggara dan Dunia di Kuala Lumpur, Kamis (30/06/2022). Haji Syafruddin menjadi salah satu pembicara dalam konferensi ulama tersebut.

Konferensi Ulama serta Cendekiawan Asia Tenggara dan Dunia diadakan oleh Kementerian Agama Malaysia bekerja sama dengan Liga Muslim Dunia.

Hadir dalam konferensi di antaranya Perdana Menteri dan Menteri Agama Malaysia; Dato’ Sri Ismail Sabri bin Yaakob dan Datuk Haji Idris bin Haji Ahmad, Sekjen Liga Muslim Dunia Syaikh Dr. Muhammad Abdul Karim Al-Isa serta para ulama, mufti dan cendekiawan dari dunia, antara lain, Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Filipina, Thailand, Kamboja, Maldives, Banglades, India, Pakistan, Sri Langka, Nepal, China, Jepang, dan Australia.

Dalam sambutannya, Menteri Agama Malaysia menyampaikan bahwa Islam mengajarkan nilai-nilai persaudaraan dan persatuan, hal demikian harus terus dijaga. “Harmonisasi dan toleransi antara umat manusia sangat di titik beratkan dalam Islam.”

Datuk Haji Idris menegaskan bahwa Islam menyeru kepada umatnya untuk saling mengasihsayangi kepada seluruh umat manusia. “Perbedaan pendapat dan pandangan dalam kalangan umat Islam, tidak boleh mengakibatkan perpecahan sesama umat Islam.”

Baca juga
Gubernur Anies: 20.000 Kursi Penonton JIS Sudah Terpasang

Menag Malaysia itu menambahkan bahwa kehadiran Islam harus mampu mewujudkan kehidupan masyarakat yang adil, damai, makmur dan penuh dengan persatuan.

Sekjen Liga Muslim Dunia Syaikh Al-Isa menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Malaysia atas prakarsanya dalam pelaksanaan Konferensi Ulama Asia Tenggara dan Dunia.

Syaikh Al-Isa menjelaskan bahwa kehidupan di dunia yang penuh dengan kemajemukan harus didasari saling menghormati dan toleransi.

“Allah telah menciptakan manusia bersuku suku dan berbangsa-bangsa, maka kemajemukan yang ada di dunia ini harus dijaga sehingga tercipta kehidupan di dunia yang penuh dengan kedamaian,” tegasnya.

Syaikh Al-Isa juga menyeru agar umat Islam selalu mengedepankan Ukhuwah Islamiyah dan Insaniyah.

Ia menambahkan, bahwa Islam mengedapankan perdamaian, bahkan Allah menamakan salah satu surga dengan sebutan Darussalam (rumah yang penuh dengan kedamaian), itulah sesungguhkan makna Islam; penuh dengan kedamaian dan kasih sayang.

Whatsapp Image 2022 06 30 At 18.00.14 (1) - inilah.com

Syaikh Al-Isa meminta agar Konferensi Ulama Asia Tenggara dan Dunia ini dapat menghasilkan rumusan-rumusan langkah-langkah strategis dalam persatuan ulama Islam dunia di bawah naungan Liga Muslim Dunia.

Perdana Menteri Dato’ Sri Ismail Sabri dalam sambutannya menegaskan bahwa Malaysia terus berkomitmen untuk mewujudkan Islam yang rahmatan lil Alamin.

Baca juga
Kasus Prostitusi Online Artis Cassandra Angelie, 4 Orang jadi Tersangka

Ia menambahkan bahwa Islam mempunyai konsep rahmat yang meliputi semua aspek kehidupan, cinta damai, tasamuh.

Perbedaan pendapat yang terjadi di kalangan umat Islam harus dapat diselesaikan dengan cara musyawarah, penuh dengan etika dan dialog serta merujuk kepada Al-Quran dan Al-Sunnah; Persatuan.

Perdana Menteri Malaysia menyeru agar konferensi ini dapat mengasilkan rumusan untuk menghadapi paham Islamofobia.

“Penghinaan terhadap Rasulullah Muhammad SAW adalah perbuatan yang sangat naif dan keji, umat Islam tidak boleh terprovokasi, harus dapat diselesaikan dengan baik,” tegasnya.

Haji Syafruddin dalam pidatonya menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia. “Dengan jumlah umat Islam seluruhnya di dunia 2 milyar, seharusnya umat Islam menyiapkan diri untuk menghadapi tatanan dunia baru; menciptakan iptek yang semakin maju, membangkitkan ekonomi keummatan dan mengembangkan gerakan zakat dan wakaf untuk membangun kembali peradaban Islam di dunia yang pernah berjaya di muka Bumi.”

Haji Syafruddin meminta kepada seluruh ulama dan cendikiawan di dunia, agar terus menciptakan ilmu pengetahuan baru, mampu membawa misi persatuan dan perdamaian dunia.

Baca juga
Mandiri Sekuritas Teropong IHSG Dapat Sentuh 7.400 Akhir 2022

“Para ulama dan cendekiawan di dunia agar tidak terjebak hanya membicarakan Islamofobia, radikalisme dan terorisme, namun harus juga menyiapkan diri untuk menghadapi tantangan tatanan global dunia baru,” katanya.

Di akhir sambutan, Haji Syafruddin mengimbau kepada umat Islam agar mengambil kembali kejayaan ilmu pengetahuan Islam dan kebangkitan ekonomi umat yang pernah memimpin dunia.

Liga Muslim Dunia di bawah kepemimpinan Sekjennya Syaikh Dr. Muhammad Abdul Karim Al-Isa terus mengkampanyekan Wasatiiyat Islam dan perdamaian ke seluruh dunia.

Delegasi dari Indonesia yang hadir dalam Konferensi Ulama Asia Tenggara dan Dunia: Habib Jindan bin Novel, Wakil Sekjen DMI/Pimpinan Pondok Modern Tazakka KH Anizar Masyhadi, KH Ahmad Fahrur Rozi dari MUI dan PBNU, Ketua BKPRMI Said Al-Idrus, Direktur Program DMI H. Buyung Wijaya, dan Muhammad Faros.

Tinggalkan Komentar