https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   16 September 2021 - 09:33 wib

KGBN Berupaya Merdekakan Diri sebagai Guru

Hangout
berita-headline

(blog.kampusgurucikal.com)

Bagaimana memerdekakan diri sebagai guru? Selama ini pertanyaan itu muncul di tengah keresahan yang dialami oleh para guru di Indonesia.

Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) berupaya memerdekakan diri sebagai guru dengan mengusung tiga hal, pertama adalah komitmen dalam tujuan yakni paham mengapa perlu mengajar suatu materi, kedua adalah mandiri, tidak menyalahkan keadaan.

Dan ketiga adalah senantiasa melakukan refleksi atau berani meminta umpan balik dan menilai diri secara objektif. Tiga hal itu menjadi prinsip dasar kemerdekaan yang diusung KGBN hingga saat ini.

KGBN adalah organisasi yang muncul karena keresahan para guru untuk terlibat aktif dalam perubahan pendidikan. Salah satu tujuannya adalah memperjuangkan kemerdekaan belajar guru.

Untuk mencapai kemerdekaan guru, KGBN mengusung tiga kata yakni menjadi guru belajar. Karena diharapkan semua guru mampu mendorong dirinya untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat menjadi orang yang terus belajar.

Seperti yang diungkapkan Ketua KGBN Usman Djabbar kepada Inilah.com. "Menjadi guru belajar harapannya adalah tidak ada lagi teman-teman yang tidak belajar, belajar apa saja," ungkapnya.

Misalkan saat berada di ruang kelas setidaknya bisa membuat kesepakatan belajar memanusiakan hubungan, belajar mendengarkan, belajar merefleksikan diri, belajar desain pembelajaran dan lain sebagainya.

Hal itu dapat dipelajari dengan sesama guru yakni menggunakan contoh nyata dari pengalaman yang berhasil ataupun gagal. Sehingga menjadi guru yang kompeten yakni mampu beradaptasi, siapa muridnya dimana konteksnya.

Usman menjelaskan, untuk mencapai kemerdekaan guru maka setiap guru harus memiliki keterampilan dan mengetahui tujuan utama menjadi guru.

"Kalau dia adalah guru mata pelajaran maka dia mesti ngerti dulu apa yang menjadi tujuan utama, kompetensi apa yang harus dibutuhkan. Karena banyak teman-teman yang hanya masuk kelas memulai mata pelajaran tanpa tau sesungguhnya tujuan mata pelajaran itu apa. Tanpa tau apa sesungguhnya yang mau dicapai oleh murid-murid," jelasnya.

Keresahan-keresahan seperti itulah yang menjadi awal munculnya organisasi KGBN, sehingga bisa memberdayakan para guru terlibat dalam beragam kolaborasi. Tak hanya itu, KGBN juga memberikan dukungan kepada guru untuk mengembangkan karirnya.

Dimulai dari satu rumpun kecil yang diisi para guru yang resah dengan situasi terkini, terutama saat berada di ruang kelas bersama murid-murid sekitar tahun 2014-2015. Seiring perkembangan, dan jumlah guru juga semakin banyak, maka pada 2015 komunitas ini mengangkat tema tentang merdeka belajar.

Meski banyak dibahas seputar kebutuhan guru, namun kemerdekaan bagi guru dinilai sebagai kebutuhan utama yang harus dimiliki setiap guru.

Pada 2016-2019 komunitas ini semakin meluas di berbagai daerah, kabupaten/kota lengkap dengan kepengurusan hingga akhirnya disepakati Komunitas Guru Belajar Nusantara menjadi organisasi formal yang berbadan hukum.  

Dengan adanya KGBN ini diharap setiap guru bisa memerdekakan diri dengan cara berkolaborasi serta berbagi pengalaman mengenai masalah-masalah yang dihadapi guru di sekolah.

Info komunitas

Instagram : https://www.instagram.com/komunitasgurubelajar

Facebook :https://www.facebook.com/groups/KomunitasGuruBelajar

Web : https://blog.kampusgurucikal.com/

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Cara UAH Mencari Santri dan Guru Pesantren Berprestasi

Dalam rangka menyemarakkan dan menyambut Hari Santri nasional 2021 yang diperingati setiap 22 Okt
berita-headline

Viral

Pemprov DKI Kaji Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Jakarta akan mengkaji pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Ini menyusul penerapan PPK
berita-headline

Kanal

Ibas Kawal Program Pendidikan Kemendikbudristek untuk Ribuan Pelajar di Jatim

Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) kembali mengawal dua program besutan
berita-headline

Viral

Sinergi Orang Tua dan Guru Dibutuhkan untuk Sukseskan PTM

Mulai hari ini Senin(30/08), 610 sekolah di Jakarta mulai menggelar pembelajaran tatap muka (PTM)
berita-headline

Viral

Demi Sekolah Tatap Muka, Pelajar di Bogor Antusias Vaksinasi

Para pelajar di Bogor, Jawa Barat antusias mengikuti program vaksinasi Covid-19 demi mengikuti pe