https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   17 August 2021 - 11:18 wib

Di Balik Foto Keren Para Sport Enthusiast

Pandemi membuat banyak orang berlomba-lomba untuk menjadi lebih sehat. Menikmati matahari pagi sambil olahraga menjadi hal yang tepat sebelum menjalankan aktivitas lainnya.

Tidak bisa melakukan perjalanan ke luar negeri atau pun liburan keluar kota dalam jangka waktu lama, membuat berberapa orang memilih mengalokasikan dananya untuk membeli alat olahraga. Salah satunya adalah sepeda. Para penggiat sepeda menampilkan gayanya yang maksimal. Bisa dilihat dari harga sepeda yang puluhan juta hingga ratusan. Outfit mereka pun tidak kalah keren. Sepatu, baju, kacamata, hingga topi yang mereka gunakan seakan mencerminkan status sosial. 


Tidak heran jika penampilan para sport enthusiast itu menjadi sebuah buruan para photografer handal di pinggir jalan yang sudah menunggu sejak pagi. Momen melintas di beberapa titik wilayah Dalam Kota (Dalkot) menjadi salah satu bidikan mereka yang menyebut dirinya photografer jalanan itu.

Mereka tergabung dalam Dalkotloopgrapher. Lahir pada September 2020 di tengah masa sulit pandemi covid-19, ada sekitar 32 photografer yang datang dari berbagai keahlian. Mereka memiliki banyak genre photograpi. 


"Ada dari wedding photography, ada yang dari stage photography, terus ada yang dari event documentation, dan sebagainya. Mungkin saya yang datang dari salah satu genre sport photography," kata Cahyo Agung Nugroho sebagai pendiri Dalkotloopgrapher, kepada INILAHCOM, Jakarta, Kamis, (12/08/2021). 

Cahyo mengaku mendirikan Dalkotloopgrapher bukan untuk tujuan bisnis. Motivasinya adalah ketika banyak orang yang sedang sulit dalam menghadapi pandemi ini dan mencoba ikut motret bareng. Ternyata, ada saja ceritanya. Ada yang mengalami pemutusan kerja sepihak, bekerja namun tidak menerima gaji, dan kesulitan lainnya yang dihadapi para photografer di tengah pandemi ini. 


"Ini adalah sebuah ekosistem yang dibangun oleh mereka yang bekerja di jalanan, yang mendokumentasikan para sport enthusiast di kawasan dalkot. Ini dibangun berdasarkan keinginan atau upaya-upaya untuk survive di masa-masa sulit akibat pandemi covid-19. Ini terbangun begitu saja," papar Cahyo. 

Masih menurut Cahyo, pendapatan yang diterima itu cukup untuk menafkahi keluarga dan kebutuhan harian lainnya selama masa pandemi ini. 

"Itu kami anggap sudah cukup," tambahnya. 

Etika Dalam Berfoto 

Dalkotloopgrapher tersebar dalam beberapa titik, yaitu Flyover TVRI, Kawasan Dukuh Atas, Kawasan Kadin Indonesia, Kusuma Atmaja, dan Rasuna Said. Ada beberapa peraturan yang harus dilakukan ketika "ngesot" bareng di pinggir jalan untuk memotret. 

Etika salah satu yang penting ditumbuhkan pada setiap photografer. Setiap photogragpher yang ingin memotret harus melakukan swab antigen untuk durasi dua minggu. Kemudian, menjaga jarak satu setengah meter antar photographer. 

"Ada beberapa hal yang menjadi penekanan kami, yang pertama masalah etika yang kedua masalah kekeluargaan, dan money is not everything. Masalah etika, fotographer tidak boleh menawarkan fotonya secara langsung lewat whatsapps (WA) kepada sport enthusiast," ujarnya. Karena, terdapat sistem yang sudah diatur dan harus dijalankan. 

Konsisten Adalah Kunci

Konsisten adalah kunci dari seorang photographer jalanan dalam bertahan di dalkotphotographer. Setiap hari konsisten motret dan tetap dalam durasi waktu tertentu. Misalnya, satu bulan, dua bulan, hingga tiga bulan. 

"Sehingga personal branding tercipta," ujarnya. 

Rajin memotret dan menampilkan hasil karya juga menjadi sebuah hal untuk bisa bertahan. 

Menjadi Solusi Hidup 

Para pembuat konten yang tergabung dan memiliki instagram @dalkotphotographer mendapat solusi hidup dari menjalani kegiatan ini. 

Menurut Cahyo, ngesot dengan menjalankan hobi yang diinginkan bersama teman-teman yang dianggap seperti keluarga adalah sebuah hal yang membuatnya bahagia. 

Ini adalah ekosistem yang terbangun dan akhirnya menjadi sebuah solusi bagi para anggota dalkot di tengah pandemi. 

"Mereka dapat memenuhi kebutuhan keluarga. Ini adalah salah satu jalan bertahan hidup. Itu buat kami sudah lebih dari cukup," ungkap Cahyo.


Profil Komunitas

https://www.instagram.com/dalkotloopgrapher/

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Dampak Pandemi, DAMRI Pangkas Armadanya

berita-headline

Inersia

PON XX jadi Momen untuk Kenalkan Jenis Olahraga dan Semangat Kompetitif pada Anak

Pekan Olahraga Nasional (PON) jadi sebuah momen kebanggaan bangsa Indonesia. Banyak hal yang bisa
berita-headline

Inersia

Solidaritas EVOS Menyemangati 7 Tim Esports via Papan Bunga

EVOS Esports baru ini melakukan sebuah inisiatif dari komunitasnya (EVOS Fams) mengirimkan papan
berita-headline

Inersia

Jeet Esports Raih Juara Ekshibisi Lokapala PON XX Papua

PON XX Papua 2021 telah menyelesaikan penyelenggaraan pertandingan persahabatan untuk divisi eSpo
berita-headline

Inersia

Turnamen PUBG Mobile PMPL SEA Season 4 Dimulai, Ini Jadwalnya

Turnamen e-sports PUBG Mobile Pro League Southeast Asia (PMPL SEA) telah memasuki musim