Selasa, 17 Mei 2022
16 Syawal 1443

Hangus Terbakar, Polisi Identifikasi Jenazah AKP Novandi Lewat Gigi

Hangus Terbakar, Polisi Identifikasi Jenazah AKP Novandi Lewat Gigi
Hangus Terbakar, Polisi Identifikasi Jenazah AKP Novandi Lewat Gigi

Polisi sempat kesulitan mengidentifikasi korban tewas mobil Camry terbakar di Senen, Jakarta Pusat, Senin (7/2/2022) dini hari lalu.

Dua korban tewas yang terjebak didalam mobil, hangus terbakar setelah mobil menabrak separator busway dan menimbulkan percikan api.

Namun, tim DVI melakukan proses identifikasi melalui data odontogram sehingga ditemukan identitasnya.

Data odontogram merupakan salah satu data yang terlampir dalam rekam medik gigi. Data odontogram memuat data tentang jumlah, bentuk, susunan, tambalan, hingga protesa gigi.

“Kami bekerja sama dengan Polda Kaltim untuk mendapatkan data gigi geriginya melalui data odontogram seperti yang dapat kami kasih lihat,” kata Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Pol Didiet Setiobudi dalam konferensi pers, Selasa (8/2/2022).

Baca juga
Menyerap Aspirasi, Menteri Sandiaga Bertemu Tokoh Adat Papua

“Ada beberapa bagian yang menentukan atau yang menunjukan bahwa 100% yang bersangkutan bisa dipastikan bernama Novandi Arya Kharisma usia 31 tahun,” sambungnya.

Didiet menyebut pihaknya masih melakukan identifikasi lebih lanjut untuk menentukan identitas satu korban lainnya yang ikut tewas terbakar dalam insiden tersebut.

“Untuk korban kedua, kami masih menganggap ini sebagai orang hilang, belum kita temukan identitasnya kami harap keluarga yang merasa kehilangan, bisa datang dengan membawa data-datanya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan salah satu korban tewas kecelakaan mobil di Senen, Jakarta Pusat, bernama AKP Novandi Arya Kharisma yang merupakan anak Gubernur Kalimantan Utara.

Baca juga
AKP Novandi, Putra Gubernur Kalimantan Utara Meninggal Dunia

“Kami tambahkan korban atas nama Novandi Arya Kharisma adalah anggota Polri yang saat ini bertugas di Polda Kalimantan Timur. Betul juga korban merupakan putra beliau (Gubernur Kalimantan Utara),” ungkap Sambodo Purnomo Yogo.

Tinggalkan Komentar