Rabu, 01 Februari 2023
10 Rajab 1444

Harga Emas Terdongkrak US$3,20 Karena Dolar AS Melemah

Rabu, 26 Okt 2022 - 06:58 WIB
Harga Emas Dolar
(ilustrasi)

Harga emas naik pada akhir perdagangan Selasa (25/10/2022) atau Rabu (26/10/2022) pagi WIB, berbalik menguat dari kerugian sesi sebelumnya, karena dolar AS jatuh ke level terendah tiga minggu ketika data ekonomi AS yang melemah meredakan ekspektasi pada laju kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terkerek US$3,90 atau 0,24 persen, menjadi ditutup pada US$1.658 per ounce, setelah diperdagangkan di kisaran tertinggi US$1.666,80 dan terendah US$1.641,20.

Emas berjangka tergelincir US$2,20 atau 0,13 persen menjadi US$1.654,10 pada Senin (24/10/2022), setelah melonjak US$19,50 atau 1,19 persen menjadi US$1.656,30 pada Jumat (21/10/2022), dan terdongkrak US$2,60 atau 0,16 persen menjadi US$1.636,80 pada Kamis (20/10/2022).

Baca juga
Dolar AS Terpuruk Paling Parah dalam Enam Pekan

Dolar AS turun tajam pada Selasa, karena euro dan poundsterling naik di tengah membaiknya sentimen risiko dengan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, jatuh 0,90 persen menjadi 110,9500.

Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga mendukung emas.

Emas menemukan dukungan tambahan karena Conference Board melaporkan pada Selasa bahwa indeks kepercayaan konsumen turun menjadi 102,5 pada Oktober, dari 107,8 pada September.

Indeks NSA Harga Rumah Nasional AS S&P CoreLogic Case-Shiller, yang mencakup semua sembilan divisi sensus AS, melaporkan kenaikan tahunan 13,0 persen pada Agustus, turun dari 15,6 persen pada bulan sebelumnya.

Baca juga
Ada Cuan di Saham-Saham IDX30 ketika IHSG ‘Technical Rebound’

Tetapi emas dan dlar AS keduanya tetap dalam kisaran perdagangan yang ketat yang terlihat dalam beberapa pekan terakhir, di tengah meningkatnya ketidakpastian atas jalur kebijakan moneter AS.

Sementara harapan potensi kecenderungan dovish oleh The Fed agak menguntungkan harga emas, pasar masih memperkirakan peluang hampir 100 persen untuk kenaikan suku bunga 75 basis poin oleh Fed pada November.

Dengan suku bunga AS yang akan terus meningkat, para analis memperkirakan tekanan pada harga emas diperkirakan akan bertahan dalam waktu dekat.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 16 sen atau 0,83 persen, menjadi ditutup pada US$19,349 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun US$6,90 atau 0,74 persen, menjadi ditutup pada US$919,70 per ounce.

Tinggalkan Komentar