Sabtu, 28 Mei 2022
27 Syawal 1443

Harga Mobil Banjir Diskon, Menko Airlangga: PPnBM Disetujui Jokowi

Harga Mobil Banjir Diskon, Menko Airlangga: PPnBM Disetujui Jokowi

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bilang, Presiden Joko Widodo (Jokowi)  setuju dengan perpanjangan insentif PPNBm otomotif.

Mobil dengan harga jual di bawah Rp200 juta atau LCGC (Low Cost Green Car) dikenakan Pajak Pertambangan Nilai Barang Mewah (PPnBM) sebesar 3 persen yang ditanggung pemrintah, mulai kuartal I-2022.

“Pada kuartal kedua, 2 persen PPnBM ditanggung pemerintah, di kuartal ketiga 1 persen ditanggung pemerintah, di kuartal 4 (masyarakat) bayar penuh, yaitu sesuai tarifnya 3 persen,” kata Menko Airlangga dalam konferensi pers daring di Jakarta, Minggu (16/1/2022).

Sementara itu, untuk produk otomotif seharga Rp200 juta sampai Rp250 juta dengan tarif PPNBM normal 15 persen, pemerintah akan menanggung setengah PPnBM-nya pada kuartal I 2022. “Di kuartal I sebesar 50 persen (dari PPnBM) ditanggung pemerintah, jadi masyarakat membayar 7,5 persen. Di kuartal kedua (masyarakat) membayar ‘full’ sebesar 15 persen,” tambah Airlangga.

Baca juga
Menko Airlangga: Presidensi G20 Momentum Kebangkitan Ekonomi Indonesia

Ia menambahkan, Presiden Jokowi juga menyetujui perpanjanga insentif fiskal properti atau Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sampai Juni 2022.

Rumah susun dan rumah tapak dengan nilai hingga Rp2 miliar, diberikan insentif PPN DTP sebesar 50 persen dan diperhitungkan sejak awal kontrak. “Dan diharapkan rumah diselesaikan dalam waktu 9 bulan,” tambah Airlangga.

Selanjutnya PPN DTP sebesar 25 persen juga diberikan untuk rumah tapak dan rumah susun senilai Rp2 miliar sampai Rp5 miliar.

Presiden Jokowi juga menyetujui “front loading” bantuan sosial, yaitu perluasan bantuan tunai bagi pedagang kaki lima (PKL), warung, dan nelayan. Jumlah bantuan sosial bagi setiap penerima sebesar Rp600 ribu dan jumlah penerima diperkirakan mencapai 2,76 juta yang terdiri dari 1 juta PKL dan pemilik warung serta 1,76 juta nelayan dan penduduk ekonomi miskin ekstrim.

Baca juga
Terbang ke AS, Jokowi Bujuk Elon Musk Investasi Nikel, Penghalangnya China

Pemberian bantuan tersebut akan dilaksanakan pada kuartal I-2022. “Akan segera dilaksanakan dan Presiden setuju bahwa untuk perlindungan sosial akan dilakukan ‘front loading’ di kuartal pertama,” ungkap Menko Airlangga.

Untuk itu, pemerintah menyiapkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada 2022 sebesar Rp451 triliun yang telah disetujui oleh Presiden Jokowi. Selain untuk fasilitas fiskal dan perlindungan sosial, dana PEN juga akan disalurkan untuk sektor kesehatan.

Tinggalkan Komentar