Senin, 06 Februari 2023
15 Rajab 1444

Harga PS5 Meroket Imbas Inflasi Tinggi, Bos Sony: Semakin Mengkhawatirkan

Kamis, 25 Agu 2022 - 18:25 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Harga PS5 Meroket
Sony PS5 (Foto Istock)

Sejak dijual resmi di Indonesia pada Januari 2021, harga PlayStation 5 (PS5) masih sulit dibeli dengan harga normal. Parahnya kini pada Agustus 2022, harga PS5 makin terpaut jauh dengan harga resmi.

Sony Group Corp mengumumkan harga konsol game PlayStation 5 naik akibat tekanan ekonomi yang melanda dunia belakangan ini.

Sony, dalam postingan blognya,  Kamis (25/08/2022), menyatakan bahwa kenaikan harga PS5 ini akan segera diberlakukan. Kenaikan harga ini disebabkan oleh tantangan ekonomi global yang saat ini sedang dihadapi oleh sejumlah perusahaan dunia.

“Saat ini, kami memantau bahwa tingkat inflasi global cukup tinggi. Selain itu, nilai mata uang global juga semakin mengkhawatirkan, yang tentunya berdampak pada konsumen dan tekanan pada banyak industri,” ujar President & CEO Sony Interactive Entertainment (SIE), Jim Ryan.

Baca juga
Diminta Jokowi Pulang ke PBNU, Ainun Najib: Belum Ada Pendekatan
Harga konsol versi disk drive naik menjadi 549,99 euro di Eropa, dari sebelumnya 499,99 euro.

Tingkat kenaikan yang serupa juga berlaku untuk konsol yang dijual di Jepang. Harga PlayStation 5 juga naik di Inggris Raya.

Sementara untuk wilayah Indonesia, harganya naik hingga sekitar Rp900 ribu menjadi Rp 9,7 juta, sedangkan PS5 Digital Version kini dijual dengan harga Rp 8,2 juta.

Sebagai perbandingan, harga SRP untuk PS5 Disc Version yang dijual di pasar Indonesia sebelumnya adalah Rp 8,8 juta dan Rp 7,3 juta untuk PS5 Digital Version.

Meski di sejumlah wilayah naik, Sony memastikan harga konsol di Amerika Serikat stabil.

Baca juga
Tri Suaka Batal Manggung, Zinidin Zidan Ditinggal Subscriber

PlayStation 5 dirilis sejak akhir 2020, antusiasme konsumen yang tinggi ditambah krisis chip menyebabkan konsol ini langka di pasaran.

Sony pada Mei menyatakan tahun ini adalah waktu yang tepat untuk memproduksi lebih banyak unit PS5 supaya bisa menutup kesenjangan produksi PlayStation 4.

Konsol PlayStation 4 semestinya tidak diproduksi lagi, namun, tetap dilanjutkan karena ketersediaan komponen lebih banyak dibandingkan PlayStation 5.

Tinggalkan Komentar