Rabu, 01 Februari 2023
10 Rajab 1444

Hari Kelima Pencarian Korban Gempa Cianjur: 310 Tewas, 24 Orang Belum Ditemukan

Jumat, 25 Nov 2022 - 19:40 WIB
Penulis : Aria Triyudha
A7 - inilah.com
Kondisi rumah warga terdampak gempa bumi di di Kampung Cisarua, Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Kamis (24/11/2022) (Foto: Inilah.com/Agus Priatna)

Korban tewas akibat gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), terus bertambah. Pasalnya, hingga hari kelima pencarian atau Jumat (25/11/2022) tercatat 310 orang meninggal dunia .

“Yang masih belum ditemukan adalah 24 orang dan masih dicari terus. Namun, 24 orang ini jelas idenitasnya, sehingga kalau ditemukan tinggal dikurangi jumlah hilang,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto di Pendopo Cianjur, Kabupaten Cianjur.

Suharyanto menjelaskan, pencarian pada Jumat hari ini menemukan sembilan jenazah di area Warung Sate Sinta. Selain itu, ada delapan jasad lain yang ditemukan di area Desa Cijedil, Cugenang.

Baca juga
Aktris Rima Melati Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Minggu Ini

Sebelumnya pada Kamis (24/11/2022), Suharyanto menyebut, ada tujuh orang warga pelintas yang dilaporkan hilang di area longsor Warung Sate Sinta. Namun, kata dia, ternyata ada sembilan jenazah yang Jumat ini ditemukan.

Padahal, kata dia, tujuh orang yang sebelumnya telah diketahui hilang di sekitar longsor Warung Sate Sinta itu sudah diketahui identitasnya. Sehingga dengan adanya sembilan jenazah yang ditemukan, terdapat dua jasad yang belum teridentifikasi.

“Mohon seluruh masyarakat di sekitar Cugenang atau seluruh Kabupaten Cianjur, atau dari luar Kabupaten Cianjur yang merasa ada keluarganya yang tidak ditemukan atau hilang untuk segera lapor,” katanya.

Baca juga
Foto: Melihat SDN Sukamaju 01 yang Ambruk Rata dengan Tanah Akibat Gempa

Lebih lanjut, Suharyanto mengungkapkan, tidak ada perbedaan cukup signifikan terkait jumlah kerusakan materiil, seperti rumah rusak ringan, rusak berat, dan rusak sedang.

Namun, kata dia lagi, ada penambahan jumlah sekolah yang rusak menjadi 363. Selanjutnya, 144 rumah ibadah rusak. Adapun, fasilitas kesehatan mencapai tiga unit. Sementara, perkantoran yang mengalami kerusakan sebanyak 16 unit.

Tinggalkan Komentar