Haris Azhar Ingatkan Luhut Tak Usah Berlebihan

Haris Azhar - inilah.com
Direktur Lokataru Haris Azhar (foto istimewa)

Direktur Lokataru Haris Azhar meminta kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan agar tidak berlebihan menanggapi soal gagalnya mediasi.

Haris mengaku dirinya tidak bisa hadir memenuhi undangan mediasi di Mapolda Metro Jaya bersama Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti pekan lalu. Hal ini pun sudah diketahui oleh pihak kepolisian.

“Saya sudah kasih tau ke polisi bahwa saya bakal tidak datang,” ujarnya usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/11/2021).

Dirinya menyayangkan dengan pernyataan Luhut yang mengaku kecewa atas ketidakhadirannya bersama Fatia untuk mediasi. Ia pun membandingkan dengan dirinya yang tidak datang dua kali untuk panggilan mediasi sebelumnya.

Baca juga  Manchester United Resmi Berhentikan Ole Gunnar Solskjaer

“Saya tidak datang sekali megafonnya terlalu besar. Tapi dalam proses mediasi dua kali juga dia tidak datang kita santai-santai aja ya kan. Jadi menurut saya tidak usah berlebihan,” pungkasnya.

Diketahui, hari ini Senin (22/11/2021) Haris Azhar memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya atas kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.

Ini merupakan lanjutan dari kasus perseteruan antara dirinya dengan Luhut atas unggahan YouTube milik Haris Azhar berjudul Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi Pos Militer Intan Jaya.

Dari tayangan video tersebut Luhut melaporkan Haris Azhar ke Polda Metro Jaya pada 22 September 2021 lalu atas dugaan pencemaran nama baik. Tak hanya Haris, Luhut juga melaporkan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti atas kasus yang sama.

Baca juga  Sama Berani dan Pegang Data, Siapa yang Ketar-ketir?

Dari informasi yang diterima, Fatia akan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Selasa (23/11/2021) besok.

Sejatinya kasus ini beberapa kali dijadwalkan untuk dimediasi namun gagal, hingga akhirnya Luhut menyatakan lebih baik bertemu di pengadilan.

Tinggalkan Komentar