Hartanya Melonjak, Nurul Ghufron: Harta Saya Kebanyakan Tanah

82417127 2754692238136328 3731870663652722615 N - inilah.com
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mendapatkan kritik karena kekayaannya meningkat. Kekayaan Ghufron meningkatkan semenjak menjabat sebagai komisioner KPK.

Berdasarkan catatan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang dilaporkan pada Desember 2020, kekayaan Ghufron tercatat mencapai Rp13,48 miliar. Pada laporan tahun sebelumnya yakni saat baru menjabat sebagai wakil ketua KPK, kekayaan Ghufron hanya Rp9,23 miliar.

Sebelum menjabat sebagai komisioner KPK, Ghufron merupakan Dekan di Universitas Jember. Total kekayaan Ghufron saat akhir menjabat sebagai Dekan di Universitas Jember hanya Rp6,74 miliar berdasarkan catatan LHKPN yang dilaporkannya pada Desember 2018.

Baca juga  Dapat Aset dari KPK, KPU Mau Buat Museum, Kemenag Bikin Madrasah

Ghufron menjelaskan bahwa dirinya memberi beberapa tanah dan bangunan dalam beberapa tahun terakhir ini. Pembelian itu yang membuat kekayaannya meningkat.

“Perlu saya jelaskan aset saya kebanyakan properti tanah dan bangunan yang saya beli dari lelang negara,” kata Ghufron melalui keterangan tertulis, Jumat, (3/12/2021).

Ghufron mengatakan dirinya membeli tanah dan bangunan yang biasanya sudah dilelang sebanyak tiga kali. Biasanya, tanah dan bangunan yang sudah dilelang tiga kali itu lebih murah.

“Selanjutnya saya renovasi dan saya jadikan rumah atau kostan, kadang saya jual kembali setelah renovasi atau kadang saya renovasi untuk usaha kostan,” tutur Ghufron.

Baca juga  COVID-19 Mereda, KPK Kejar Harun Masiku ke Luar Negeri

Ghufron mengamini kebiasaan membeli tanah dan bangunan itu membuat kekayaannya meningkat tiap tahun. Namun, semua aset yang dimilikinya sudah dilaporkan ke LHKPN.

“Saya di Jember memiliki tiga lokasi kostan yang kamarnya total sekitar 70 kamar, masa covid-19 ini income-nya relatif turun, tetapi dalam pelaporan LHKPN saya laporkan bukan saja sebagai harga pasar rumah namun saya laporkan sebagai rumah kostan yang nilainya bisa menjadi dua kali lipat dari harga belinya,” tutur Ghufron.

Hal itu lah yang membuat kekayaan Ghufron meroket dalam beberapa tahun terakhir. Meski telah dikritik, Ghufron mengaku tidak marah. Dia justru senang dengan kritik kekayaannya itu.

Baca juga  OTT Surabaya, KPK Amankan Hakim dan Uang Suap

“Saya sampaikan terimakasih atas perhatiannya dan saya berbangga atas pengawasan dan kontrol publik terdahap aparat negara semoga bermanfaat untuk menjaga integritas penyelenggara negara,” ucap Ghufron.

Tinggalkan Komentar