Hasto: Kader PDI Perjuangan yang Dukung Capres Akan Diberi Sanksi Tegas

Hasto: Kader PDI Perjuangan yang Dukung Capres Akan Diberi Sanksi Tegas - inilah.com

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa partai akan memberikan sanksi tegas kepada kader maupun relawan yang memberikan dukungan kepada seseorang untuk menjadi calon presiden atau calon wakil presiden sebelum adanya keputusan penetapan capres/cawapres dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Dalam hal ada anggota PDI Perjuangan yang menyebutkan terlebih dahulu capres dan cawapres, termasuk melalui relawan, sebelum keputusan resmi partai, maka partai akan memberi sanksi disiplin,” kata Hasto, di Jakarta, Senin (11/10/2021)

Dia menyebut, keputusan terkait capres/cawapres 2024 adalah keputusan yang penting dan strategis PDI Perjuangan. Sehingga keputusan tersebut harus diambil dengan matang dengan berbagai pertimbangan seluruh aspek strategis kepemimpinan negara.

Baca juga  PDIP Minta Etika Anies Diperbaiki Dulu Sebelum Jadi Capres

“Partai tidak menolerir terhadap tindakan indisipliner, mengingat urusan presiden dan wakil presiden harus melalui pertimbangan yang benar-benar matang, terlebih dengan tanggung jawab presiden yang sangat berat untuk perbaikan nasib lebih dari 270 juta rakyat Indonesia,” ujarnya.

Hasto menambahkan, saat ini PDI perjuangan masih fokus membantu pemerintah dalam berjuang mengatasi pandemi COVID-19. Sehingga deklarasi dukungan terkait capres/cawapres di Pilpres 2024 tidak bisa dilakukan saat ini.

Sebelumnya, di beberapa daerah para kader, relawan, dan simpatisan sudah menyampaikan deklarasi dan dukungan kepada para sejumlah elit PDI Perjuangan untuk maju di Pilpres 2024.

Seperti beberapa waktu lalu, jajaran DPC PDI Perjuangan Purworejo telah secara terang-terangan mendukung Gubernur Jawa Tengan Ganjar Pranowo sebagai capres 2024. Bahkan mereka sudah membentuk Seknas Ganjar Indonesia (SGI) untuk memuluskan dukungan tersebut.

Baca juga  Alasan Empat Eks Kader PDIP Gugat Megawati dan Isi Gugatannya

Selain itu, dukungan dan deklarasi kader dan relawan beberapa daerah seperti DPC PDI Perjuangan Kebumen, DPC PDI Perjuangan Purbalingga, DPC PDI perjuangan Banjarnegara yang mendukung Puan Maharani, Ketua MPR sekaligus putri dari Megawati Soekarnoputi, sebagai capres 2024.

Dukungan itu ditanggapi berberda oleh pengurus PDI Perjuangan. Seperti Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang Wuryanto yang justru menanggapi jika dukungan kepada capres 2024 bukan merupakan suara dari kader banteng melainkan celeng (babi hutan).

“PDI Perjuangan itu adalah barisan yang mendapat perintah. Jadi siapapun yang merasan barisan PDIP, harus berada di barisan, barisan yang diperintah,” kata Bambang beberapa waktu lalu.

Baca juga  Mahfud MD: Jangan Dicap Pemerintah Anti Kritik

“Jadi apapun alasannya itu yang deklarasi kalau di luar barisan ya kader celeng, bukan banteng,” ucapnya.

Tinggalkan Komentar