Hindari Pinjol Ilegal, OJK: Itu Kejahatan

Hindari Pinjol Ilegal, OJK: Itu Kejahatan - inilah.com
Ketua Satgas Waspada Investasi ,Tongam L. Tobing (foto istimewa)

Di masa pandemi ini tak sedikit masyarakat mengalami kesulitan keuangan. Ini terjadi karena beberapa faktor seperti adanya pembatasan serta sulitnya mendapat pekerjaan.

Kondisi itu banyak dimanfaatkan oleh sejumlah jasa pinjaman online (pinjol) untuk menutupi kebutuhan masyarakat. Namun ternyata tidak semua jasa pinjol bisa membantu keuangan masyarakat, melainkan malah menjerat si peminjam dengan utang yang lebih besar.

Jika ingin mendapatkan pinjaman uang secara online, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mereferensikan agar masyarakat lebih mempercayai fintech lending atau pinjol yang legal dan terdaftar di OJK.

“Pinjol yang terdaftar di OJK aman, tapi pinjol ilegal tidak aman. Itu kejahatan,” kata Tongam L. Tobing, Ketua Satgas Waspada Investasi kepada inilah.com.

Baca juga  Menyoroti Pentingnya Kepatuhan dari Pelaku Industri Pinjol

Dirinya meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai pinjol ilegal yang hanya menawarkan sejumlah kemudahan saat hendak meminjam uang. Justru di balik kemudahan itu masyarakat harus mencurigai akibat yang akan diterima nanti.

Dari beberapa kasus, masyarakat yang terjerat pinjol ilegal biasanya malah kesulitan tidak bisa membayar utang yang dipinjam. Karena utang yang ditanggung biasanya jauh lebih besar dari uang yang dipinjam sebelumnya.

Tongam mengimbau, jika masyarakat memang membutuhkan uang secara cepat dan ingin mendapatkan pinjol yang dirasa aman, sebaiknya manfaatkan pinjol yang legal dan resmi terdaftar.

“Kalau meminjam secara online, pinjam hanya pada pinjol yang terdaftar di OJK. Daftarnya bisa dilihat di website ojk.go.id,” jelasnya.

Baca juga  Ekonomi Kreatif Melesat, TokoNFT Marketplace Aset Kripto Karya Putra Babel

Berdasarkan data yang tercatat, hingga saat ini total jumlah penyelenggara fintech lending yang terdaftar dan berizin di OJK per 8 September 2021 sebanyak 107 penyelenggara.

Jika masyarakat ingin mendapatkan jasa peminjaman namun masih ragu dengan penyedia jasa, bisa menghubungi OJK melalui nomor telepon 157 atau layanan WhatsApp 081 157 157 157. Masyarakat bisa mengecek status izin penawaran produk jasa keuangan yang diterima.

Agar terhindar dari jeratan pinjol ilegal, Tongam pun memberikan tips kepada masyarakat cara meminjam uang secara cerdas. “Pinjamlah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan membayar kembali. Pahami manfaat, biaya, bunga, jangka waktu, denda, dan risikonya,” tandasnya.

Baca juga  Awas Jebakan Utang Jilid II di Pembangunan Ibu Kota Baru!

Tinggalkan Komentar